orang merokok

4 Film Dengan Adegan Merokok yang Layak untuk Ditonton Ulang

Merokok adalah ekspresi budaya yang lazim kita temui sehari-hari. Maka tak heran, jika aktivitas merokok kemudian mendapat tempat pada sebuah film. Sebuah film dianggap menarik, setidaknya bagi saya yang awam, adalah film yang mampu menggambarkan kehidupan sehari-hari.

Apapun genre filmnya, adegan merokok terkadang memberi kesan yang sublim ke dalam persepsi penonton. Terlepas dari persoalan kontroversi tentang rokok. Bagi saya pribadi, adegan merokok merupakan peristiwa puitik manusia dalam mencitrakan kehidupannya. Boleh jadi hal itu dimaknai dan dikemas berbeda oleh setiap sineas. Lantaran para insan kreatif  memiliki nalar kreatifnya masing-masing.

Setidaknya ada 4 film yang terdapat adegan merokok dan cukup berkesan dari kaca pandang sederhana saya. Kebetulan saya bukan tipe penonton yang hanya menggemari satu genre film. Saya pilihkan judul–judul film ini secara random saja,  dengan alasan yang sangat subyektif, karena saya suka isi cerita di dalamnya.

Film pertama, adalah film berjudul “5 to 7” yang populer pada tahun 2014. Seperti film-film drama romantis Eropa lainnya, alur cerita pada film ini terjaga sangat baik. Berkisah tentang percintaan yang tidak biasa, dialami seorang novelis muda yang tinggal di Manhattan. Novelis muda yang terbilang anti-sosial ini berpacaran dengan istri seorang konsulat Prancis dan sudah memiliki dua anak. Usia mereka terpaut 7 tahun.

Film ini diperuntukkan kepada orang-orang yang tidak mempercayai istilah “cinta tidak harus memiliki” dan untuk mereka yang tidak percaya terhadap open relationship. Film ini memiliki narasi yang indah dan menyentuh. Perkenalan pertama mereka diawali oleh satu hal yang manusiawi dan wajar, tidak terlalu berlebihan. Bermula dari sebatang rokok. Kemudian berlanjut sebagai sebuah kisah cinta yang menyimpan makna kesetiaan yang lain.

Film kedua, adalah film berjudul “3 Srikandi” populer pada tahun 2016. Film ini sempat menjadi kontroversi lantaran terdapat adegan merokok yang dianggap menodai kualitas film tersebut. Film biopik ini adalah gambaran singkat dari kehidupan seorang mantan atlet panahan Donald Pandiangan, yang diperankan aktor Reza Rahardian.

Hal menarik yang saya petik dari film ini adalah upaya yang penuh dedikasi yang dilakukan Donald Pandiagan mengantar keberhasilan 3 atlet panahan dalam meraih medali pada olimpiade Seoul tahun 1988. Tiga srikandi ini adalah atlet perempuan yang masih terbilang muda.

Perjuangan yang keras demi mendapatkan medali pertama untuk Indonesia ini mendapat banyak rintangan dan hambatan, namun semangat mereka tak pernah padam demi mimpi, demi Indonesia. Sederhananya, walaupuan perokok seorag Donald Pandiangan memiliki integritas yang baik dalam upaya mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Film ketiga, adalah film berjudul Die Hard (1988) yang diperankan oleh Bruce Wilis. Di dalam film itu terdapat adegan yang cukup ciamik ketika Bruce Wilis tampak begitu tenang sambil merokok walaupun dalam ancaman todongan senjata. Ini adegan yang memberi kesan tersendiri bagi saya. Setidaknya tersirat, bahwa semencekam apapun keadaan yang dihadapi seorang ‘die hard’, berusahalah untuk tetap bersikap tenang. Iya, rokok ataupula nikotin diketahui berdasar studi para ahli memberi efek relaksasi.

Film keempat, adalah film genre komedi Warkop DKI yang berjudul Kesempatan dalam Kesempitan. Di dalam sequel film tersebut terdapat adegan yang cukup mengelitik. Tepatnya saat Kasino dan dua perempuan temannya berada di toko rokok.

Di dalam adegan itu Kasino berlaku sebagai konsumen yang absurd. Lantaran berniat membeli paku di toko rokok. Kasino dan teman perempuannya yang diperankan oleh Lidia Kandau, dalam adegan itu mereka telah berhasil memainkan skenario kecil untuk menyingkirkan karyawan toko yang bernama Yosep, dengan tujuan agar Dono dapat kembali bekerja di tempat tersebut. Suksesi dari dari skenario kecil itu membaut Dono sangat gembira. Kegembiraannya diekspresikan dengan mengebulkan asap dari rokok berukuran jumbo.

Category : Artikel
Tags :