Akademisi Peringatkan Pemerintah Agar Bijak Soal Cukai

Wacana kenaikan tarif cukai di atas 10% dan penyederhanaan kembali golongan cukai oleh pemerintah mendapatkan perhatian dari banyak pihak. Tidak hanya pemangku kepentingan kretek seperti pabrikan, petani, atau konsumen, tetapi isu soal cukai ini juga menghadirkan tanggapan dari para akademisi. Salah satunya adalah Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Prof Candra Fajri Ananda.

Menurutnya, pemerintah harus berhati-hati ketika membuat kebijakan terkait barang kena cukai. Apalagi jika kebijakan penyederhanaan golongan cukai benar-benar diterapkan, hal akan berdampak langsung bagi keberlangsungan industri hasil tembakau. Terutama, lanjutnya, bagi perusahaan kecil dan menengah.cukai rokok

“Perkembangan ekonomi nasional sedang gundah. Akan sangat baik jika pemerintah tidak terlalu membebani industri hasil tebakau, mengingat lapangan kerja dan sektor hulu yang menampung jumlah tenaga kerja cukup besar,” ujarnya.

Tidak hanya Prof Candra Fajri, Guru besar Fakultas Pertanian Insitut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dwi Andreas Santosa juga menyatakan bahwa pemerintah harus memberikan perlindungan maksimal bagi para petani tembakau di tengah kondisi tidak menentu seperti sekarang.

Menurutnya, potensi dari sektor tembakau di Indonesia ini bagus, seandainya dikelola dengan baik dan benar. Hanya saja, dalam beberapa tahun terakhir ini, bersamaan dengan perubahan kebjiakan yang merugikan petani, potensi tersebut menjadi bergeser. Dan tentu saja, yang paling tidak diuntungkan dari perubahan kebijakan ini adalah para petani tembakau.cukai rokok

Melihat tanggapan dari para akademisi terkait isu cukai dan rokok ini, pemerintah harusnya benar-benar bijak sebelum membuat kebijakan tentang cukai. Karena kebijakan soal cukai ini adalah salah satu regulasi penting bagi keberlangsungan industri hasil tembakau.

Dalam 10 tahun terakhir, telah lebih 1000 pabrikan mati akibat perubahan kebijakan yang makin memberatkan stakeholder kretek. Jika kemudian makin banyak pabrik yang bangkrut, tentu akan langsung berdampak bagi penghidupan sebagian besar masyarakat kita.

Category : Artikel
Tags :