orang merokok

Apple Larang Semua Aplikasi tentang Rokok Elektrik di App Store

Pelarangan peredaran rokok elektrik atau vape tengah terjadi di berbagai belahan dunia. Pelarangan dilakukan tidak melalui pembatasan, tapi pelarangan produk secara total. Artinya, di beberapa negara rokok elektrik atau vape sama sekali tidak boleh beredar apalagi diperjualbelikan.

Menanggapi fenomena ini, CEO Apple Tim Cook ikut mengambil tindakan dengan menghapus ratusan aplikasi tentang rokok elektrik dan vape yang ada di App Store. Hal ini berlaku lengkap dengan aturan dan kebijakan larangan aplikasi tersebut berada di iOs, iPadOS, dan MacOs.

Tim Cook memang sosok yang dikenal membawa Apple menjadi perusahan yang lebih perhatian pada isu kesehatan dan kebugaran. Hal ini terlihat dari beberapa produk mutakhir seperti Apple Watch yang lengkap dengan fitur kebugaran dan deteksi kesehatan.

Hal ini sangat masuk akal. Pasalnya CEO Apple Tim Cook adalah sosok yang selama ini membawa Apple lebih perhatian ke soal kesehatan dan kebugaran. Hal ini terpancar dari deretan produknya seperti Apple Watch dengan berbagai fiturnya yang telah menyelamatkan banyak sekali nyawa.

Perlu diketahui sebelumnya Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut terjadi seuah kasus dimana seseorang meninggal karena sebuah kondisi yang terkait vaping. Selain itu, masih ada ratusan kasus lain yang terjadi di Amerika Serikat. Badan pengawas obat dan makanan AS atau FDA kini tengah melakukan investigasi akan berbagai rokok elektronik yang beredar di AS.

Fenomena ini kemudian membuat banyak negara di berbagai belahan dunia melarang peredaran rokok elektrik di negaranya. Terakhir, Presiden Duterte telah menegaskan larangan impor dan penggunaan vape di Filipina. Hal ini seakan mengikuti keputusan negara-negara lain seperti Kamboja, Lebanon, Filipina, dan Vietnam yang telah melarang penggunaan vape di negaranya. Bahkan, di Di Taiwan, rokok elektrik tergolong dalam narkotika sehingga dilarang digunakan.

Tidak hanya itu, bahkan negara-negara Amerika Latin seperti Argentina, Venezuela, Brasil, dan Uruguay juga melarang merokok elektrik. Di Timur Tengah, Yordania, Oman, dan Qatar juga telah melarang vape dengan alasan nikotin merusak kesehatan.

Category : Kabar
Tags :