tolak apact

Beberapa Lembaga dan Komunitas Bersatu Menolak APACT Demi Indonesia yang Lebih Berdaulat

Pada 13 – 15 September 2018, di Kawasan hotel mewah Nusa Dua Bali berlangsung konferensi Internasional APACT (Asia Pasific Conference on Tobbaco or Health) yang ke 12. Ini adalah event Internasional kelompok anti rokok dalam pengendalian tembakau. Tujuan utamanya adalah untuk membatasi dan mematikan Industri Hasil Tembakau di Indonesia, khususnya kretek.

Agenda pada APACT ini tentu saja mengancam ketahanan ekonomi Indonesia. Maklum saja, Industri kretek yang merupakan bagian penting dari Industri Hasil tembakau (IHT) mempunyai banyak peran penting untuk Negara. Sebanyak 149,9 T hasil pendapatan dari Industri Hasil Tembakau, belum lagi ditambah serapan tenaga kerja. Ada 6,1 juta jiwa pekerja yang menggantungkan hidupnya dari sector pertembakauan. Sebanyak 2 juta jiwa petani tembakau, 1,5 juta jiwa petani cengkeh, dan 2,6 juta jiwa dari sector produksinya. Jumlah ini belum ditambah dengan tenaga kerja lepas, seperti buruh musiman panen tembakau dan cengkeh.

tolak apact

Atas dasar tersebut, Organisasi asosiasi petani dan komunitas dari beberapa daerah di Indonesia menggelar aksi pernyataan sikap  “melawan” digelarnya Asia Pacific Confrence On Tobacco Or Health (APACT) ke 12 Tahun 2018. Beberapa komunitas dan lembaga yang ikut tergabung menyuarakan perlawanan dengan menolak APACT ini antara lain adalah Komunitas Kretek, Komite Nasional Pelestarian Kretek, Asosiasi Petani Cengkeh Indoensia (APCI), dan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI).

Gerakan penolakan itu dikemas dalam konferensi dan peluncuran Policy Paper “Pentinggnya Industri Hasil Tembakau (IHT) Dalam Mewujudkan Nawa Cita dan SDG’s.

tolak apact

Aditia Purnomo, ketua Komunitas Kretek menjelaskan bahwa APACT memberikan banyak pengaburan fakta terkait dengan komoditas tembakau dan cengkeh.

“APACT ini sudah jelas agendanya adalah kebijakan diversifikasi yang mengganti tembakau dengan tanaman lain. Faktanya tembakau memberi manfaat besar bagi petani dan usaha tani ini memberikan hasil meskipun lahan tidak bisa ditanami tanaman pangan ketika kemarau. Cengkeh juga begitu di mana menopang produksi kretek di tanah air dan kalau ini digantikan tentu dampaknya adalah memastikan budi daya tembakau dan cengkeh,” ujarnya.

tolak apact

Senada dengan Aditia, Koordinator Komite Nasional Pelestaian Kretek (KNPK) Azami Mohammad juga menyuarakan hal yang hampir sama. Azami menilai bahwa APACT merupakan sebuah event yang perlu dilawan karena mengancam kedaulatan ekonomi bangsa.

tolak apact

“Penyelenggaraan APACT12th maupun segala gerakan yang bertujuan membunuh IHT harus dilawan, karena hal itu adalah bentuk intervensi terhadap kemandirian dan kedaulatan bangsa Indonesia,” ujar Azami.

Category : Artikel