orang merokok

Bibit Cengkeh dari Nitisemito Si ‘Raja Kretek’

Perjalanan industri kretek di tanah air telah melahirkan banyak sekali pengusaha yang berhasil. Namun dari sekian banyak pengusaha di industri kretek, hanya seorang saja yang mendapat julukan ‘Raja Kretek’. Dialah Nitisemito, pendiri pabrik rokok Tjap Bal Tiga.

nitisemito

Peran Nitisemito menjadi penting dalam perjalanan industri kretek. Melalui tangan cekatan dan kecerdikannya, Ia membuat industri ini berkembang. Nitisemito tidak hanya mampu menggeser rokok putih yang puluhan tahun mendominasi pasar rokok domestik, melainkan juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di dalam negeri secara luas.

rokok

‘Raja Kretek’ ini bukan hanya cerdas dalam hal memasarkan produk dengan berbagai agenda promosi yang menarik perhatian luas, tetapi juga memikirkan keberlanjutan bisnisnya di masa mendatang. Sebab, di masa-masa awal industri ini sangat bergantung dengan ketersediaan cengkeh impor dari Zanzibar. Di samping itu, terdapat monopoli perdagangan cengkeh yang dikuasai perusahaan Belanda sehingga membuat para pengusaha menjadi rentan dipermainkan untuk mendapatkan bahan baku.

orang merokok

rokok kretek

Tetapi Nitisemito tidak tinggal diam. Perkebunan cengkeh yang sebelumnya hancur karena seorang berkebangsaan Perancis berhasil mencuri bibit cengkeh dan membudidayakannya di daerah Zanzibar dicoba untuk dibangkitkan lagi olehnya.

Langkah yang ditempuh oleh Nitisemito, seperti dikisahkan oleh keturunannya, adalah dengan membawa bibit cengkeh untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat dalam setiap lawatan ke daerah-daerah pemasaran rokok Tjap Bal Tiga. Dengan begitu, di masa mendatang, bibit cengkeh itu akan menghasilkan bahan baku untuk kebutuhan bahan baku kretek.

bibit cengkeh

Ia barangkali tidak sempat menyaksikan bahwa kelak cengkeh bisa dibudidayakan di hampir semua daerah di Indonesia. Industri kretek pun tidak lagi bergantung terhadap impor bahan baku cengkeh. Dan semakin banyak keluarga yang mendapatkan porsi pendapatan dari budidaya cengkeh. Namun, sekarang hampir semua paham, bahwa langkah kecil yang ditempuh oleh Nitisemito itu, sama sekali tidak sia-sia.