orang merokok

Cukai Rokok Talangi Rp5 Triliun Defisit BPJS Kesehatan

Defisit anggaran sebesar Rp9 triliun yang dialami BPJS Kesehatan akhirnya ditutup salah satunya dengan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).

Puan Maharani, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, mengatakan bahwa pemerintah memang telah menyiapkan skema agar BPJS Kesehatan tidak defisit. Salah satu caranya dengan memanfaatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau dan pajak rokok.

rokok

Untuk menutup defisit anggaran yang dialami BPJS Kesehatan tersebut, tak tanggung-tanggung sebesar Rp5 triliun diambilkan dari DBH CHT. Fakta ini menunjukkan betapa pentingnya industri hasil tembakau, terutama dalam memberikan solusi bagi problem krusial layanan kesehatan.

cukai rokok

Meski sedemikian besar kontribusi yang diberikan oleh para perokok, tetapi para perokok tetap mengalami diskriminasi. Salah satu yang paling kentara tentu saja adalah soal ketersediaan fasilitas bagi perokok di tempat umum yang dirasa masih sangat minim.

Selain itu, diskriminasi lain yang juga tak kalah jahat adalah soal munculnya wacana bahwa penyakit akibat rokok dianggap menyedot anggaran BPJS Kesehatan terbesar sehingga diusulkan tidak berhak mendapatkan BPJS Kesehatan, hal ini tentu saja menyesatkan, sebab data menunjukkan bahwa besarnya defisit BPJS Kesehatan yang semakin besar setiap tahun disebabkan karena makin besarnya kebocoran anggaran yang terjadi. Modus yang sering digunakan ialah dengan klaim palsu yang jumlahnya diperkirakan 175,774 pada 2015 dan 1.061,416 pada 2016.

bpjs

Pahala Nainggolan, Deputi Bidang Pencegahan KPK, pernah menyampaikan perihal klaim palsu ini. “Misalnya biaya pengobatan ditagihkan ke pasien, juga ditagihkan ke BPJS. Lalu ada pasien yang seharusnya kode 1 dengan tagihan Rp5 juta, tapi dimasukkan ke kode 11 dengan tagihan Rp15 juta.

rokok

Yah, semoga dengan adanya kontribusi para perokok melalui cukai dalam menutup defisit dana BPJS ini, para perokok bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto