ORANG MEROKOK

Deregulasi Cukai Rokok, Ini Aturan Pesanan Siapa?

Rencana pemerintah membuat kebijakan penyederhanaan cukai, sepertinya bukan sekadar untuk mengejar target penerimaan cukai dalam APBD, melainkan untuk menekan industri kecil menengah dan juga industri nasional pada umumnya.

Cukai rokok
Cukai rokok

Padahal keberadaan industri hasil tembakau memberikan sumbangsih besar bagi perekonomian rakyat dan negara. Dari cukai rokok saja setoran dari Industri Hasil Tembakau mencapai 3 kali dibanding bagi hasil minyak dan gas.

Roadmap penyederhanaan tarif yang disusun pemerintah dan dilakukan secara bertahap pada periode 2018 – 2021, akan melakukan penggabungan batasan produksi rokok mesin sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret putih mesin (SPM).

ORANG MEROKOK
ORANG MEROKOK

Kebijakan penyederhanaan cukai ini akan dilakukan dengan kemungkinan akan menerapkan satu jenis cukai saja pada jenis rokok tertentu atau mengurangi layer cukai secara signifikan.

Jadi ke depan semua cukai rokok akan dipukul rata dengan tarif cukai yang sama. Pemerintah tidak akan lagi membedakan tarif cukai rokok putih (sigaret putih mesin/SPM) dengan tarif cukai rokok kretek (Sigaret kretek mesin/SKM dan sigaret kretek tangan/SKT).

Cukai rokok
Cukai rokok

Kebijakan ini tentu akan memberikan dampak besar bagi industri hasil tembakau terutama bagi perusahaan rokok kecil dan menengah.

Pabrikan kecil akan dikenakan tarif cukai yang sama dengan perusahaan-perusahaan besar termasuk perusahaan asing. Padahal secara proses produksi produk, rokok kretek berbeda dengan rokok putih yang diproduksi rokok asing. Rokok kretek dalam produksinya menyerap bahan baku lokal dan memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan.

ORANG MEROKOK
ORANG MEROKOK

Kalau menilik sejarah, penyebab tumbangnya ribuan perusahaan rokok yang terjadi di Indonesia, itu dikarenakan kebijakan cukai yang diterapkan oleh pemerintah. Selama ini tampak dari peraturan yang ada memang selalu tidak berpihak pada industri kecil yang diusahakan oleh rakyat Indonesia.

Melalui batasan produksi yang telah ditetapkan tidak memungkinkan perusahaan besar untuk mengembangkan pasar lagi. Sedangkan kebijakan pukul rata tarif cukai membuat perusahaan kecil dibiarkan tarung bebas dengan perusahaan besar.

Cukai rokok
Cukai rokok

Konsekuensi dari kebijakan ini bisa dilihat, perusahaan kecil yang diusahakan rakyat Indonesia akan bangkrut. Sedangkan perusahaan besar yang diberi batasan produksi siap mengambil alih perusahaan-perusahaan kecil yang kolaps. Sebagaimana kita tahu juga, perusahaan-perusahaan besar sebagian telah diambil alih asing.
Jadi, siapa yang diuntungkan dengan penyeragaman tarif cukai?

Category : Artikel