panen tembbakau rokok indonesia

Harga Tembakau yang Baik untuk Para Petani

Musim panen tembakau telah dimulai. Walau masih ada beberapa petani yang menunggu hingga bulan September, tetapi sebagian tembakau yang ditanam diawal telah masuk masa panen. Hal ini patut disambut dengan sukacita, apalagi harga saat ini sedang dalam kondisi yang bagus, sedang tinggi-tingginya.

Para petani diĀ  lereng Gunung Sumbing Kabupaten Wonosobo, misalnya. Mereka sudah memasuki panen. Harga yang mereka rasakan tahun ini terbilang tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi bagi tembakau grade menengah atas (bukan srinthil) dalam 6 tahun terakhir. Harga tembakau rajangan kualitas bagus berkisar di angka Rp 80.000 hingga Rp 90.000 per kilogramnya. Sementara yang sedikit lebih rendah, ada di kisaran Rp 70.000.

panen tembbakau rokok indonesia

Tingginya harga di musim panen kali ini disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, karena musim yang bagus menghasilkan kualitas yang baik. Rerata kualitas tembakau yang dipanen petani ada di minimal grade C, itu artinya sudah ada di kualitas yang bagus. Musim yang cukup kering, diiringi hujan sesekali amat cocok dengan kebutuhan air tanaman tembakau.

Kemudian, tahun ini juga terjadi pembatasan impor tembakau saat panen raya. Hal ini membuat harga di pasar lokal menjadi stabil dan cenderung naik. Perlu diketahui sebelumnya, tembakau impor yang dimaksud adalah tembakau yang didatangkan dari daerah lain seperti Jawa Timur. Dan tahun lalu banyaknya tembakau dari luar lereng Sumbing membuat harga tembakau jadi anjlok.

Ristomoyo, Ketua Asosisasi Petani Tembakau Wonosobo mengungkapkan jika pabrikan telah membeli tembakau petani dengan harga Rp 90.000 per kilogram. Harga tersebut sudah jauh di atas angka BEP yang rata-rata berada di kisaran Rp 70.000 per kilogram. Bahkan untuk kualitas yang tinggi di Wonosobo dijual di antara harga Rp 110.000 hingga Rp 120.000 per kilogramnya.

tembakau rajangan

Sebagai catatan, kuota pembelian pabrikan tersebut tahun ini ada di angka 16 ribu ton untuk wilayah sentra Jawa Tengah (Temanggung-Wonosobo). Angka ini naik dua kali lipat dari tahun lalu yang hanya ada di kisaran 8 ribu ton untuk wilayah yang sama.

Category : Kabar
Tags :