budaya rokok

Komunitas Kretek Kritik Program Jogja Tertib Merokok

Budaya Rokok – Deklarasi program Jogja Tertib Merokok yang dicanangkan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti ditanggapi oleh Komunitas Kretek. Sebab, dalam program yang menindaklanjuti Peraturan Walikota Nomor 12 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) hanya melibatkan elemen-elemen yang selama ini mendukung gerakan kampanye antirokok. Sedangkan kelompok yang memberikan dukungan pada tembakau dan stakeholder pertembakuan di Yogyakarta tidak dilibatkan.

budaya rokok

Padahal dalam mendukung tiga poin deklarasi Jogja Tertib Merokok yakni tertib merokok di tempat yang telah ditentukan, tertib membuang puntung rokok, dan tertib membeli rokok yang memiliki pita cukai, keberadaan kelompok protembakau sangat dibutuhkan.

budaya rokok

Dari sana ada kekhawatiran dari Komunitas Kretek bahwa dengan pelibatan secara sepihak kelompok antirokok dalam Jogja Tertib Merokok malah memperumit dan tidak menyelesaikan masalah.

ruang khusus merokok

Komunitas Kretek, dalam editorialnya pada 22 Desember 2015, mengingatkan bahwa program Jogja Tertib Merokok tidak menjadi program yang dipaksakan. Mengingat Pemerintah Kota Yogyakarta sendiri belum mampu menjalankan amanat peraturan yang mewajibkan penyediaan tempat atau ruang khusus merokok di setiap Kawasan Tanpa Rokok.

Foto oleh : Eko Susanto