Orang Merokok

Mat Kretek: Orang Merokok Sebagai Indikator Sehat

Di hari Minggu pagi yang cerah, Mat Kretek hendak mengajak sahabatnya, Kartolo, untuk pergi ke sungai dan memancing ikan. Namun ketika datang ke rumah Kartolo, ia justru mendapati sang sahabat sedang mengigil dan meringkuk di bawah selimut di ranjangnya.

Orang Merokok

Melihat kawannya yang sedang sakit itu Mat Kretek akhirnya membatalkan keinginannya pergi memancing. Ia kemudian menawarkan untuk membawa Kartolo ke Puskesmas.

“Lo, Kartolo, daripada kamu meringkuk sendirian dan tidak bisa beraktivitas. Ayo periksa ke dokter, siapa tahu sakitmu segera sembuh,” kata Mat Kretek sambil menghisap rokoknya yang cuma tinggal sebatang di tangan.

“Aku takut disuntik, Mat. Lebih baik di sini saja. Istirahat. Nanti juga pulih sendiri.

“Lah, kamu ini… Kalau sakitnya tak kunjung sembuh bagaimana? Darimana kamu dapat duit?”

Setelah dibujuk, Kartolo setuju untuk dibawa periksa ke dokter. Seketika itu Mat Kretek pergi ke rumah Pak Kades untuk meminjam mobil yang akan digunakan untuk mengantar Kartolo.

Dengan diantar Pak Kades, kedua sahabat itu pergi ke Puskesmas. Mat Kretek menyediakan pahanya sebagai sandaran untuk kepala Kartolo. Mat Kretek terlihat sangat perhatian kepada sahabatnya. Begitu pun ketika sedang menunggu dokter di ruang tunggu pemeriksaan. “Yang sabar, Lo… Kalau berkelahi saja berani, kok sama jarum suntik saja takut.”

Rokok

Tak lama kemudian, Kartolo dipersilakan untuk masuk ruang pemeriksaan. Sang Dokter, bertanya, “Sudah berapa lama demam begini?”

“Lima hari, Dok,” kata Mat Kretek mewakili temannya.

“Kok baru dibawa sekarang toh?”

“Iya, Dok. Teman saya ini takut disuntik. Kemarin-kemarin minum Paracetamol, tapi tak kunjung berhasil memulihkan demam.”

Si Dokter melakukan pemeriksaan denyut nadi, dan memberikan resep obat untuk keluhan yang disampaikan oleh Kartolo. Sembari itu Dokter memberikan pesan. “Obatnya diminum yang teratur, makan-makanan yang bergizi, dan merokoknya dihentikan dahulu,” kata Dokter.

Rokok

“Iya, Lo, dengarkan baik-baik saran Dokter itu. Orang sakit memang dilarang merokok, orang merokok itu pasti orang sehat, sepertiku…”

“Ya, kan… Aku emang tidak merokok, Mat. ” kata Kartolo.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto