Rokok Klobot

Mengenal Rokok Kawung dan Khasiatnya

Kalau selama ini rokok selalu digambarkan sebagian orang sebagai momok segala penyakit. Agaknya, sebagian dari mereka yang punya anggapan seperti itu harus meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Ya, paling tidak supaya mereka bisa sedikit punya wawasan agar tak melulu menganggap dan menyebarkan asumsi liar tentang rokok. Apalagi sampai mendeskriditkan para perokok.

Ada hal yang harus kita sadari bahwa rokok atau lebih tepatnya kretek merupakan warisan leluhur kita. Sama halnya seperti batik atau hal-hal lain yang berkaitan dengan warisan budaya para nenek moyang bangsa Indonesia. Kretek adalah identitas bangsa. Keberadaannya menambah hal-hal lain yang menunjukan kekhasan Indonesia.

Tapi nyatanya justru rokok selalu jadi kambinghitam. Ada banyak hal yang menjadi alasan penyakit hinggap di tubuh, tapi lagi-lagi rokok selalu yang disalahkan. Padahal di beberapa daerah, rokok justru jadi salah satu pengobatan beberapa penyakit. Tak percaya? Mari kita bahas.

Pernah dengar tentang rokok kawung? Sedikit asing memang kalau langganan rokok kita hanya sebatas rokok putih dan rokok kretek tanpa filter. Walaupun asing, agaknya kita perlu mengenal lebih jauh tentang rokok ini. Sebab hal menarik tersimpan dibaliknya.

Rokok kawung adalah jenis rokok yang menggunakan daun aren sebagai pembungkus tembakaunya—kawung adalah istilah lain dari aren. Hal unik yang saya janjikan sebelumnya tentang rokok cawung adalah fakta bahwa beberapa daerah justru menganjurkan masyarakatnya untuk merokok jenis ini.

Di Kampung Ciptagelar, Sukabumi, misalnya. Rokok kawung keberadaannya sangat diminati hampir seluruh masyarakat disana. Rokok kawung dianggap punya khasiat khusus oleh masyarakat. Namun, rokok kawung yang dijual sana berbeda dengan yang ada di warung kebanyakan. Masyarakat disana menjaga sangat menjaga kemurnian dari rokok kawung agar khasiatnya tak pudar.

Rokok kawung adalah rokok dengan isian seperti tembakau pada umumnya dan campuran cengkeh, kemudian dibungkus dengan daun aren. Khasiat daun kawung yang dirokok (dibakar dan dihisap asapnya) adalah untuk menyembuhkan dan mengurangi risiko penyakit asma. Sementara, lintingan kawung yang diisi dengan tembakau asli biasa digunakan oleh orang-orang Ciptagelar untuk pengobatan penyakit jantung.

Bagi masyarakat di Ciptagelar, kegiatan mengonsumsi rokok kawung sudah jadi kebiasaan sehari-hari. Mereka percaya tentang khasiat dari rokok kawung tersebut. Apalagi itu merupakan warisan ramuan orang-orang dahulu. Bagaimana? Masih akan terpengaruh asumsi liar para anti rokok?

Category : Artikel
Tags :