panen tembbakau rokok indonesia

Mengenal Tembakau Gayo 

Betul kata pepatah yang mengatakan bahwa bumi Indonesia ini subur. Tongkat, kayu, dan batu pun bisa jadi tanaman bila ditancap ditanah Indonesia. Sebab itulah negeri ini kaya akan flora,  bahkan ada pula  yang hanya bisa tumbuh di daerah tertentu. Ciri khas dari tumbuhan bahkan bisa berbeda tiap daerahnya.

Tembakau, misalnya. Citarasa tembakau Temanggung dan tembakau Deli jelas berbeda. Walaupun sama-sama tembakau, tapi mereka lahir dari iklim, ketinggian, serta suhu yang berbeda. Cara pengolahan tembakau tiap daerah pun berbeda. Itulah yang mempengaruhi cita rasanya.

Namun belakangan ada salah satu jenis tembakau yang menarik perhatian, beberapa kali bahkan review tentang tembakau ini hadir di platforn Youtube. Yap, Tembakau Gayo namanya. Mungkin di telinga orang awam, kata Gayo mengingatkan mereka pada jenis kopi. Tapi ternyata, Gayo, dataran tinggi di Kabupaten Aceh, menjadi tempat lahirnya tembakau dengan cita rasa yang unik.

Hal yang membuat Tembakau Gayo dikatakan memiliki cita rasa yang unik karena aromanya mirip dengan ganja. Sangat mirip, bahkan sulit dibedakan. Tapi tetap, Tembakau Gayo bukan ganja. Efek dari tembakau ini pun tak seperti ganja.

Sekilas memang secara fisik tembakau ini mirip dengan ganja, berwarna hijau. Namun warna hijau dari tembakau ini karena daun-daun yang dipilih merupakan yang masih muda. Dan proses penjemurannya pun dilakukan di pada saat mendung ataupun malam hari.

Proses laboratorium pun menyatakan bahwa Tembakau Gayo tak termasuk golongan narkotika. Tak ada kandungan yang memabukkan di dalamnya. Jadi Tembakau Gayo, aman secara hukum untuk dikonsumsi.

Tapi, saran saya untuk para kretekus. Jangan menghisap tembakau jenis ini di sembarang tempat, apalagi di tempat umum. Sebab anda akan jadi pusat perhatian orang disekeliling anda karena aroma dari tembakau ini. Itupun kalau anda tak mau dicap sebagai pengguna oleh orang yang  tak anda kenal.

Category : Artikel
Tags :