orang merokok

Menurunnya Daya Beli Masyarakat Membuat Penjualan Rokok Ikut Turun

Tahun 2019 ini, Pemerintah tak menaikkan harga cukai produk hasil tembakau. Hal tersebut tentu berpengaruh positif bagi industri rokok untuk berbenah. Mengapa demikian, karena beberapa tahun belakangan daya beli masyarakat terhadap produk rokok terus menurun. Salah satu penyebabnya adalah ketidakstabilan ekonomi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Muhaimin Moeftie saat ditanyai pendapatnya soal daya beli masyarakat.

bungkus rokok

Apa yang disampaikan oleh Ketua Gaprindo tersebut berdasarkan data-data dan fakta sepanjang tahun 2018 lalu. Beberapa industri rokok di Indonesia mengalami naik-turunnya pendapatan. Ada beberapa produk rokok yang hilang dan tak diproduksi lagi karena tak laku di pasar.

Faktor lain yang memengaruhi tidak lakunya produk rokok karena banyaknya kawasan anti-rokok yang dibuat oleh perkantoran, pusat perbelanjaan, kafe, dan beberapa ruang publik yang ada di beberapa kota dan kabupaten. Hal ini merupakan buntut dari pelaksanaan Perda KTR yang tak dibarengi dengan pembuatan Kawasan khusus Merokok, sehingga banyak terjadi diskriminasi terhadap para perokok.

Daya beli yang menurun ini membuat beberapa Industri melakukan strategi untuk meningkatkan penjualan produknya.

rokok

Beberapa Industri rokok di Indonesia menaikkan harga produk rokoknya. Seperti Sampoerna A Mild naik harga sebesar 9% pada Januari 2019 dibanding Desember 2018. Produk rokok Gudang Garam Surya 16 naik menjadi Rp 20.000 atau naik sekitar 8%. Rokok Gudang Garam International naik sekitar 6%, Magnum Filter naik 5%. LA Lights naik sekitar 3% dan Dji Sam Soe 12 naik 1%.

Kenaikan ini disebabkan oleh biaya produksi yang tinggi, dan juga karena harga beberapa bahan baku juga mengalami kenaikan. Hal ini sah-sah saja dilakukan oleh pihak industri rokok di Indonesia demi keberlanjutan usahanya.

rokok

Dalam kondisi yang demikian, campur tangan Pemerintah tentu sangat diperlukan, utamanya dalam mengeluarkan kebijakan yang membuat ekonomi stabil. Jika keadaan ekonomi stabil, maka ia akan mendorong daya beli masyarakat Indonesia.

Industri rokok harus terus didorong agar tumbuh dan bertahan, sehingga dapat memberikan pemasukan besar kepada Negara melalui sektor cukai hasil tembakau.