orang merokok

Muhammadiyah Syafiiyah dan Malikiyah dalam Memandang Rokok

Sejak lama, para kiai dan ulama sudah punya perbedaan cara pandang dalam menghukumi rokok. Dalam Islam, rokok punya hukum yang beragam. Tidak serta haram seperti yang banyak dikatakan banyak orang.

Ada pendapat yang mengatakan rokok itu haram, ada yang mengatakan rokok itu mubah, pun ada juga yag mengatakan rokok itu makhruh.

rokok

Fatwa yang dikeluarkan oleh MUI soal hukum rokok pun terbagi menjadi dua, makruh dan mubah. Sedangkan keputusan Bahtsul Masail lebih beragam lagi, yaitu mubah, makruh, dan haram. Tergantung kondisi dan situasi.

Namun sayang, adanya perbedaan hukum rokok ini rupanya masih tidak bisa diterima oleh banyak orang. Banyak yang tetap memaksakan hukum rokok hanya pada satu sisi, tidak dari sisi yang lain. Tak sedikit orang yang menganggap rokok itu haram dan kemudian memaksakan orang lain untuk tidak merokok, padahal ada hukum lain yang sebenarnya membolehkannya.

rokok

Nah, soal perbedaan pandangan dalam hukum rokok ini, Budayawan kondang Cak Nun pernah memberikan guyonan tentang hal ini.

Dalam salah satu diskusi, Cak Nun mengatakan bahwa Muhammadiyah ternyata juga punya pandangan yang berbeda soal rokok.

cak nun merokok

Menurut Cak Nun, dalam soal rokok, Muhammadiyah punya dua mahzab, yaitu Mahzab Syafiiyah, dan mahzab Malikiyah.

Muhammadiyah Syafiiyah adalah Muhammadiyah yang melarang rokok, sedangkan Muhammadiyah Malikiyah adalah Muhammadiyah yang membolehkan rokok.

rokok dan kopi

Usut punya usut, alasan adanya dua golongan mahzab ala Muhammadiyah ini ternyata jenaka.

“Muhammadiyah itu mahzabnya dua, soal rokok, Muhammadiyah yang nggak merokok, itu namanya Muhammadiyah Syafiiyah, sebab Pak Syafii Maarif tidak merokok. Kalau Muhammadiyah yang merokok namanya Muhammadiyah Malikiyah, sebab Pak Malik Fajar itu nggak pernah leren merokoknya,” terang Cak Nun yang langsung disambut dengan gelak tawa para jamaahnya.

Category : Artikel