Orang Merokok

Nahdliyin Subang Bahas Hukum Orang Merokok di Masjid

Ratusan kiai, ustadz, dan cenddekiawan yang tergabung dalam Forum Bahtsul Masa’il An-Nahdlah berkumpul di Masjid At-Thayyibah, Subang, (24/9). Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai persoalan sehari-hari termasuk perihal hukum orang merokok di dalam masjid.

Orang Merokok

Pada pertemuan ini para peserta menyampaikan argumentasinya masing-masing terkait hukum merokok di dalam masjid. Beberapa pendapat yang tertuang di kitab ulama dikutib untuk menguatkan argumentasi. Usai berdiskusi, Ajengan Toto Ubaidillah Haz yang ditunjuk sebagai moderator menyampaikan beberapa kesimpulan.

“Jika terjadi idza, menganggu atau menyakiti orang lain, maka orang merokok di dalam masjid itu menurut sebagian pendapat ulama adalah makruh, bahkan menurut pendapat ulama yang menyatakan sebagai haram,” kata Ajengan Toto.

Rokok

Jika dengan merokok, katanya, atau bahkan makan dan minum di dalam masjid kemudian terjadi taqdzir (mengotori masjid) atau bertujuan menghina (ihanah) terhadap kemuliaan masjid maka hukumnya adalah mutlah haram dan dinilai su’ul adab karena telah merehmakan tempat yang semestinya dimuliakan.

“Pendapat lain menyebutkan hukumnya sunah apabila dengan merokok atau ngopi di masjid dapat menimbulkan semangat untuk ta’lim atau mengajar atau memakmurkan masjid dengan catatan tetap menghindari taqdzir dan ihanah,” kata Ketua Dakwah PCNU Subang itu.

rokok

Ditegaskannya, sebagaimana karakteristik fiqh yang fleksibel, maka hukum merokok di dalam masjid pun demikian. Hal ini tergantung pendapat ulama yang mana yang akan digunakan dan bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

Category : Kabar