orang merokok

Penelitian Terbaru Mengatakan Bahwa Perokok Pasif Tidak Beresiko Sama Sekali

“Yang berbahaya bukanlah hal baru yang kita tahu, namun hal lama yang kita percayai dan ternyata salah” ― Mark Twain

Tahun 1972 adalah pertama kalinya dibahas tentang ancaman kesehatan yang didapat perokok pasif, pembahasan ini berujung kepada penyeruan gerakan anti-rokok. Perkara ini dibahas kembali dalam laporan surgeon general report US pada tahun 1979, 1982, dan 1984.

rokok

Sebuah laporan tahun 1986, seorang dokter bedah umum menyodorkan klaim perokok pasif menyebabkan kanker paru-paru, namun kala itu, bukti epidemiologi yang diberikan sangat lemah untuk mendukung klaim tersebut. Pada tahun 1989 Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) didakwa untuk lebih mengevaluasi kebenaran ini.

Pada tahun 1992, EPA menerbitkan laporan “Efek Kesehatan Pernapasan Pasif Merokok” yang mengklaim bahwa Perokok Pasif merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, ia membunuh sekitar 3.000 non-smoking Amerika setiap tahun akibat kanker paru-paru. Laporan ini telah digunakan oleh gerakan pengendalian tembakau dan lembaga pemerintah, termasuk departemen kesehatan masyarakat, untuk membenarkan hal ini dan menaruh ribuan larangan merokok dalam ruangan di tempat umum.

orang-merokok

Dalam laporan tersebut, EPA dianggap sewenang-wenang karena menyamakan perokok pasif dengan perokok aktif. Salah satu asumsinya adalah dinyatakan bahwa karena ada hubungan antara merokok aktif dan kanker paru-paru, juga harus ada hubungan yang sama antara perokok pasif dan kanker paru-paru.

Pada bulan November 1995, setelah sebuah studi selama 20 bulan, Congressional Research Service merilis analisis rinci laporan EPA yang sangat kritis terhadap metode dan kesimpulan EPA. Pada tahun 1998, dalam pendapat 92 halaman yang mematahkan semuanya, Hakim Federal William Osteen menolak studi EPA, menyatakan hal itu bakal dan tidak berlaku. Ia menemukan budaya arogansi, penipuan, dan menutup-nutupi di lembaga tersebut.

rokok

Pada tahun 2003 sebuah makalah definitif tentang perokok pasif dan kematian akibat kanker paru diterbitkan dalam British Medical Journal. Ini adalah studi terbesar dan paling rinci yang pernah dilaporkan. Para penulis mempelajari lebih dari 35.000 orang California yang tidak pernah merokok selama 39 tahun dan tidak menemukan hubungan statistik yang signifikan antara paparan perokok pasif dan kematian kanker paru-paru.

Jutaan dolar telah dihabiskan untuk mempromosikan kepercayaan ini sebagai pembunuh, dan ini terbukti tidak benar, hanya sayangnya hal ini tidak disebarluaskankarena menakutkan bagi manusia untuk menerima kenyataan… memang kita harus mengakui bahwa merokok di depan orang yang tidak merokok sangatlah mengganggu dan tidak baik karena mengambil haknya untuk menerima udara bersih bebas asap rokok, namun kebenaran juga harus diutarakan, dan akhirnya dan mungkin yang paling tragis, sebuah biaya jutaan dollar ini terbuang percuma.

Bayangkan bila ini dialihkan pada penelitian untuk menemukan yang benar dari kanker paru-paru pada orang yang bahkan tidak merokok.

rokok

Sekali lagi saya tidak mengatakan apa yang saya tuliskan di sini selamanya benar, ingat penelitian selalu berkembang, namun inilah penelitian terbaru yang sayangnya hingga saat ini belum disebarluaskan ke masyarakat kita. Thats why i do it.

Toh ada perkembangannya, National Cancer Institute, pada 18 Desember 2013 (link jurnal bisa dibaca di link berikut) justru merilis sebuah jurnal yang menyatakan bahwa tak ada hubungan yang jelas antara perokok pasif dengan kanker paru-paru. Jurnal tersebut sekaligus menjadi pematah argumen kaum anti-rokok yang selama ini getol mengkampanyekan bahwa perokok pasif punya resiko besar, yang bahkan lebih berbahaya ketimbang perokok aktif.

Dikutip dari Obsessive Corbuzier’s Diet

Gambar ilustrasi: Eko Susanto