rokok

Rempah dalam Sebatang Rokok

Salah satu keunikan rokok kretek, adalah pemanfaatan rempah sebagai bahan baku. Hal ini juga yang membedakan kretek, dengan jenis rokok lain, misal rokok khas para koboi Amerika itu.

Ada tiga komposisi utama dalam kretek: tembakau, cengkeh, dan saos. Tentang cengkeh, hasil bumi ini sudah beken sejak beratus tahun silam, bahkan mengundang bangsa-bangsa Eropa berlayar ke sejumlah wilayah Nusantara. Cengkeh dan pala, menjadi dua komoditi utama dari “Spicy Island” (Kepulauan Rempah-rempah) –gelar yang diberikan oleh para pelaut Eropa itu.

Cengkeh pula yang menguatkan aroma dan sensasi rempah khas Indonesia, dalam sebatang rokok kretek. Perpaduan tembakau dan cengkeh ini ditemukan oleh Haji Djamhari. Saos, ditemukan baru beberapa masa setelah penemuan rokok kretek. Mark Hanusz dalam Kretek – The culture and Heritage of Indonesia Clove Cigarettes, menyebut bahwa ide menambahkan saos itu berasal dari kebiasaan dalam tradisi kebudayaan Indonesia yang suka mencampur rempah-rempah di dalam makanan.

Rokok kretek adalah produk asli Indonesia, yang lahir dari pola-pola kebiasaan dan hasil bumi nusantara.