Orang Merokok

Satpol PP Palangka Raya Razia Orang Merokok

Bagi Anda orang merokok yang berada di Palangka Raya meski hati-hati dalam memilih akan merokok di kawasan publik jika tak ingin berurusan dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pengadilan Negeri Palangka Raya. Sebab, sejak Rabu (29/6), Satpol PP Kota Palangka Raya merazia orang merokok di kawasan terlarang. Lokasi perdana adalah di lingkungan perkantoran pemerintah kota setempat. Razia ini dilindungi dengan Peraturan Daerah Nomer 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Orang Merokok

“Sosialisasi Perda KTR (Kawasan Tanpa Rokok) sudah cukup. Sekarang saatnya penegakkan,” tegas Kepala Bidang Penegakan Perda, Satpol PP Kota Palangka Raya, Renteng.

Menurut Renteng, setiap kantor satuan perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya akan didatangi untuk merazia pegawai atau siapa pun yang merokok di lingkungan kantor pemerintah. Pihak-pihak yang tertangkap tangan merokok di lingkungan kantor pemerintah akan langsung disidang di tempat.

Rokok

Selain itu, kata Renteng, dalam perda KTR tersebut ada sejumlah kawasan yang orang dilarang merokok. Di antaranya puskesmas, pustu, rumah sakit, lingkungan pendidikan, tempat ibadah, dan kantor lingkungan pemerintah. Ia mengimbau masyarakat, khususnya orang merokok, mematuhi ketentuan yang termuat dalam perda KTR tersebut agar tak berurusan dengan aparat penegak hokum.

Berdasarkan razia hari itu, ada beberapa orang yang tertangkap tangan merokok di kawasan terlarang. Mereka langsung disidang dan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan berlaku yakni tindak pidana ringan serta membayar denda Rp100 ribu.

Orang Merokok

Namun, meski begitu belum diketahui apakah dalam perda KTR tersebut telah memperhatikan amanat dari Keputusan Mahkamah Konstitusi yang mengamanatkan bahwa penetapan KTR harus diikuti oleh aturan penyediaan Tempat Khusus Merokok.

Foto ilustrasi oleh : Eko Susanto