Simplifikasi Cukai Hanya Akan Rugikan Pabrik Rokok Kecil

Dorongan dan upaya untuk memastikan kebijakan simplifikasi golongan cukai terus berlanjut. Hal ini membuat para pemangku kepentingan di industri kretek menjerit. Mereka menolak kebijakan ini karena dirasa akan rugikan pabrik rokok.

Terakhir, penolakan hadir dari kalangan pelaku industri rokok yang tergabung dalam Gabungan Pabrik Rokok (Gapero). Mereka berharap pemerintah tidak memaksakan penerapan penyederhanaan (simplifikasi) cukai rokok. Menurut mereka, kebijakan ini hanya akan menimbulkan monopoli di lingkaran industri rokok.

Ketua Gapero Surabaya, Sulami Bahar mengatakan penyederhanaan cukai rokok bisa merugikan dan mematikan industri rokok kecil. Dampaknya, tentu saja ribuan orang bakal kehilangan pekerjaan, dan lainnya kehilangan kesempatan kerja. Mengingat industri ini padat karya, sebaiknya kebijakan yang memayunginya juga dipikirkan dengan bijak.

cukai rokok

“Simplifikasi juga bisa mematikan ekonomi rakyat sekaligus merugikan pereokonomian daerah,” ujarnya.

Menurutnya, simplifikasi hanya akan memperburuk kondisi perekonomian di daerah. Nantinya, keadaan perekonomian yang sudah sulit bakal jadi semakin sulit. Hal ini tentu akan makin menyengsarakan nasib rakyat.

Ia menduga pihak yang mendorong kebijakan itu tidak paham efeknya secara jangka panjang. Baginya, simplifikasi hanya akan menimbulkan monopoli di industri rokok. Pabrik besar bakal makin besar, yang kecil akan mati. Cepat atau lambat kebangkrutan yang melanda pabrikan rokok kecil akan menciptakan monopoli di industri ini.

Cukai rokok
Cukai rokok

Simplifikasi cukai adalah penyederhanaan penarikan cukai rokok. Semula terdiri dari 10 lier penarikan cukai dibuat menjadi 5 lier. Yang semula terdapat golongan I A dan IB, digabung menjadi Golongan I. Otomatis, produsen rokok yang semula berada di golongan IB membayar cukai rokok IB ditarik menjadi golongan I dan membayar golongan I. Otomatis bayar cukainya lebih tinggi.

Demikian juga dengan golongan III ditarik menjadi golongan II. Otomatis perusahaan rokok kecil yang semula membayar cukai di golongan III dipaksa ditarik ke atas, membayar cukai golongan II yang lebih tinggi. Dan ini memberatkan pelaku usaha rakyat yang pabrikan kecil, karena diharuskan membayar cukai dua kali lebih tinggi.

Category : Kabar
Tags :