Orang Merokok

STRATEGI ORANG MEROKOK DI DALAM RUMAH TANPA KETAHUAN ORANG LAIN

Orang Merokok di dalam ruangan seringkali terkendala beberapa persoalan sehingga tidak bisa dilaksanakan. Seperti misalnya dalam kondisi suami yang diancam oleh istrinya agar tidak merokok dan konsekuensinya bila ketahuan ialah tidak diberi ‘jatah’. Aduh, berat euy. Tapi lebih berat lagi bila Anda dalam kondisi bekerja dan banyak pikiran sehingga membutuhkan menghisap rokok untuk menenangkan diri.

Orang Merokok
Orang Merokok

Merokok di dalam ruangan

Merokok di luar ruangan? Itu pilihan bagus, sehingga asap rokok sama sekali tidak mengganggu. Tapi bagaimana bila di luar keadaannya sedang hujan deras, ada badai, atau Anda takut pada malam yang gelap dan sepi.

Dalam kondisi seperti itulah, Anda bisa merokok di dalam ruangan dengan terpaksa namun tidak menganggu istri dan orang lainnya. Sebagai berikut caranya:

A. Mengakali Situasi

1. Perhatikan waktu untuk merokok. Cara terbaik untuk mengurangi risiko ketahuan bila Anda mencuri kesempatan untuk merokok adalah dengan memastikan orang-orang lain sedang beristirahat atau sedang di luar ruangan.

2. Cari alasan yang bagus untuk pergi membeli rokok. Salah satu cara yang membuat Anda ketahuan adalah pergi keluar rumah dengan alasan membeli rokok. Jadi cara ini bisa disiasati dengan membeli rokok sembari melaksanakan aktivitas lain. Entah ketika pergi kerja atau ke tempat lain.

3. Sembunyikan rokok di tempat yang tidak mencolok. Cara ini dilakukan di tempat yang tersembunyi. Ya, tempat tersembunyi. Konon kata kisah-kisah deketif di tempat yang paling tidak memungkinkan untuk ditemukan adalah tempat terbaik untuk menyembunyikan sesuatu. Di manakah itu? Tentu bukan di kantong atau di tas kerja, yang biasanya istrimu memeriksa. Tapi di… bagaimana kalau di dalam sepatu. Hihihi.. Atau di atas lemari yang tinggi yang tidak mungkin istrimu menjangkaunya. Di mana pun tempat yang kamu pilih, sudah barang tentu perlu tempat tersembunyi.

4. Tetap tenang ketika berinteraksi dengan orang lain. Anda akan merasa sedikit tertekan ketika sedang menyembunyikan sesuatu. Jadi, tetaplah tenang seolah sedang baik-baik saja. Toh, merokok adalah aktivitas legal yang dilindungi undang-undang. Ya, kan?

Rokok
Rokok

B. Menutupi Bau Rokok

1. Buka jendela atau cerobong asap. Sebelum Anda mulai merokok, pastikan terlebih dahulu saluran asap bisa keluar. Tanpa jendela atau cerobong asap yang terbuka, asap akan tertahan di dalam ruangan sehingga memudahkan Anda ketahuan dari aroma khas rempah yang keluar dari asap rokok.

2. Tutup aliran udara yang mengarah ke ruang lain. Bila di ruanganmu ada cela pintu atau cela udara yang menyambungkan dengan ruangan lain maka sebaiknya ditutup dengan handuk atau kain, lebih baik bila basah.

3. Nyalakan kipas angin. Kipas angin yang terarah ke jendela atau luar ruangan akan membantu asap dari rokokmu cepat berhamburan ke udara. Tapi itu bila di ruangan itu tersedia kipas. Bila tidak Anda bisa mengantikan dengan kipas manual dengan kertas atau buku untuk mengarahkan asap keluar ruangan.

4. Isikan ruangan dengan bau-bauan terlebih dahulu. Meskipun akhirnya Anda berusaha mengeluarkan asap ke luar ruangan, tetapi ada baiknya memberikan bau-bauan yang lebih kuat terlebih dahulu. Cara ini bisa mengunakan penyegar ruangan atau sampo yang dituangkan ke westafel atau bisa pula dupa.

Orang Merokok
Orang Merokok

C. Merokoklah Secara Diam-Diam

1. Arahkan asap ke luar jendela. Cara merokok di dalam ruangan umumnya dilakukan dengan duduk di dekat jendela. Dengan demikian, asapnya akan pergi dan Anda tidak akan mempunyai masalah dengan aroma yang tertinggal. Duduklah dengan tenang di samping jendela dan tiupkan asapnya ke luar jendela.

2. Berhati-hatila agar bau rokok tidak menempel di tubuh Anda. Perhatikan letak rambut. Terutama bila Anda memiliki rambut panjang, ikatlah, supaya tidak menangkap bau rokok. Bila ingin lebih rapi lagi Anda bisa melepaskan pakaian.

3. Merokoklah! Akhirnya, Anda bisa merokok. Namun berhati-hatilah bila ada seseorang yang tiba-tiba masuk ke kamar. Setiap detik mungkin akan berlalu dengan risiko ketahuan. Jika ada seseorang, maka bersiaplah membuang rokok dengan cekatan. Tapi jangan lupakan matikan dahulu apinya.

4. Perhatikan setiap pergerakan di sekitarmu. Cara ini dilakukan dengan menanjamkan indera pendengaran. Jika Anda sudah bersiaga sejak awal, akan menjadi penentu keberhasilan untuk merokok secara diam-diam.

5. Setelah Anda merokok, semprotkan penyegar udara ke ruangan. Tidak ada salahnya Anda menyemprotkan penyegar udara apabila selesai merokok. Dengan demikian aroma rokok yang tersisa akan tertutupi. Oiya, jangan lupa lepas kuncir rambut dan pakai pakaianmu juga. Hihihi

Rokok
Rokok

D. Menghilangkan Barang Bukti

1. Basahi puntung rokok dengan air membantu mengurangi asap yang keluar daripada dengan cara biasa. Usahakan bekas abu yang larut bersama air juga dibersihkan.

2. Bersihkan asbak yang telah Anda gunakan. Asbak di sini bisa berwujud apa saja, tetapi sesudah memakainya Anda harus membersihkan.

3. Buanglah puntung rokok di tempat sampah dengan menutui dengan plasik atau tisu, atau bisa jadi dibuang di saluran air. Asal tidak meninggalkan jejak yang mencolok.

4. Setelah itu semua selesai, sekarang saatnya membersihkan diri Anda supaya strategi ini bisa berjalan lebih sempurna. Bersihkan tangan Anda dengan sabun dan sikatlah gigi Anda. Tetapi akan lebih sempurna lagi apabila aktivitas merokok dilakukan sebelum mandi, sehingga Anda membersihkan diri secara keseluruhan dan berganti pakaian.

5. Tetaplah tenang dan santai. Meskipun merokok dalam ruangan membuat Anda tertekan, tapi usahakan tenang. Sekali lagi, merokok adalah aktivitas legal. Itu merupakan pilihan pribadi seseorang yang telah dewasa.

Rokok
Rokok

Foto oleh : Eko Susanto