orang merokok

Tarif Cukai Tinggi, Rokok Ilegal Bermerek Plesetan Banyak Beredar

Salah satu dampak paling jelas dari tingginya tarif cukai rokok tentu saja adalah beredarnya banyak produk rokok ilegal di pasaran. Ini tentu sudah sesuai dengan hukum pasar yang berlaku. Ketika tarif cukai mahal, akan banyak produsen rokok yang nekat untuk memproduksi rokok tanpa membeli pita cukai dari pemerintah, mereka mengambil risiko untuk menjual produk mereka secara diam-diam.

bungkus rokok

Pemerintah sejauh ini sudah berkali-kali menemukan pelanggaran berupa penjualan rokok ilegal ini.

Yang paling baru dan cukup menghebohkan tentu saja adalah penemuan rokok ilegal oleh Tim Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (TMP) A di Tangeran Selatan beberapa waktu yang lalu.

orang merokok

Dalam operasi tersebut, Pihak Bea Cukai tak tanggung menyita lebih dari 200 ribu batang rokok dari seorang pengusaha bernama Harwono.

“Sebanyak 208.800 batang rokok ilegal dengan merk dagang Gudang Ganam Suriya 36 Hitam dan Putih serta merk dagang Rolling akan dijual kembali secara eceran ke warung dagang di Wilayah Tangerang Selatan,” ujar Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP A Tangerang Aris Sudarminto.

Merek-merek rokok ilegal yang tertangkap oleh pihak Bea Cukai umumnya menggunakan nama merek yang memplesetkan merek rokok-rokok terkenal.

Seperti operasi di Tangeran Selatan di atas, merek rokok ilegal yang digunakan adalah Gunang Ganam, yang merupakan plesetan dari merek rokok Gudang Garam.

rokok gudang ganam

Dengan kondisi tarif cukai yang mahal dan terus naik dari waktu ke waktu, rasanya wajar jika banyak pengusaha seperti Harwono yang nekat mengambil jalan pintas.

Maklum saja, tarif cukai yang tinggi tentu saja berpengaruh langsung terhadap biaya produksi, sehingga sengaja tidak membeli pita cukai menjadi jalan yang paling masuk akal.

Jika tarif cukai terus saja naik, maka bukan tak mungkin, ke depan, akan muncul banyak Harnowo-Harnowo lain yang menjual rokok-rokok ilegal lain dengan nama rokok plesetan-plesetan lainnya.

Pemerintah seharusnya memperhatikan betul akan hal ini.

Category : Artikel