Cukai rokok

Apa Sih Beda Cukai Rokok dan Pajak Rokok?

Kalau soal pajak, sudah pasti sebagian besar dari kalian paham. Namun, apa kalian tahu apa itu cukai? Pasti diantara kalian ada yang menebak bahwa itu pajak yang urusannya soal rokok atau barang luar negeri ya. Sebenarnya ada yang kurang lengkap, ada beberapa hal yang harus kalian ketahui tentang perbedaan antara pajak dan cukai.

Berdasarkan yang tercantum dalam UU No. 39 Tahun 2007, cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam UU. Secara umum, cukai dikenal dengan istilah excise, baik berupa tax maupun excise duty.

Adapun barang yang kini dikenai cukai, atau istilahnya di sebut Barang Kenai Cukai (BKC), yaitu: etil alkohol atau etanol, minuman yang mengandung etil alkohol (MMEA), hasil tembakau.

Sedangkan, berdasarkan UU KUP No 28 Tahun 2007, pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang tertuang oleh pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Lalu, apakah yang dipungut dari perusahaan tembakau hanyalah cukai saja, atau hanya pajak?

Banyak orang mengira bahwa yang dikenakan dalam industri rokok hanyalah cukai saja. Padahal, produk rokok dikenai dua pungutan loh, cukai sekaligus pajak. Namun, sifatnya bukanlah pungutan ganda. Aturannya, subjek dari pemikul beban biaya tersebut adalah pengusaha pabrik. Dalam pelaksanaannya, beban tersebut bisa dialihkan ke konsumen.

Yang membedakan antara cukai rokok dengan pajak rokok, bisa dilihat dari objeknya. Cukai rokok objeknya adalah hasil tembakau, sedangkan pajak rokok merupakan konsumsi rokok.

Jadi, apakah persentase pajak dan cukai di sebuah produk rokok itu sama?

Jawabannya tentu saja berbeda. Dalam arutan UU No. 39 Tahun 2007, tarif maksimal cukai rokok adalah 57%. Sedangkan, persentase besarnya pajak pada sebuah produk rokok diatur dalam UU No. 28 Tahun 2009 adalah 10%. Dengan demikian, antara cukai rokok dan pajak rokok sebetulnya saling berkaitan dalam sebuah industri rokok.

Sebagai seorang perokok, tak ada salahnya untuk kita mengetahui mekanisme perdagangan dari industri ini. Sekaligus untuk mengetahui juga bahwa ternyata kita bukan hanya menambah pemasukan negara dengan pajak, serta juga dengan cukai yang ada di setiap produk rokok yang kita beli.

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :