orang merokok

Apakah Merokok adalah HAM?

Merokok adalah hak. Tidak merokok, juga merupakan hak. Tidak perlu ada yang diperdebatkan dalam perkara ini. Walau ya, tidak bisa juga kita menyebut merokok sebagai hak asasi manusia atau HAM. Begini kira-kira penjelasannya.

Pengertian HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki setiap pribadi manusia sebagai anugerah Tuhan yang dibawa sejak lahir. Kuncinya ada di hak-hak dasar. Apa saja itu, ya hak untuk hidup, hak untuk berpendapat, hak untuk kesetaraan, hak untuk memilih kepercayaan, dan sebagainya. Nah, mengingat merokok bukanlah menjadi satu di antara semua hak dasar itu, maka aktivitas merokok tidak bisa disebut sebagai HAM.

Secara prinsip, HAM adalah sesuatu yang benar-benar mendasar. Seperti ya tadi misalnya, hak untuk hidup dan memilih kepercayaan (atau malah tidak mau percaya kepada Tuhan). Merokok, tidak menjadi hak mendasar karena seseorang boleh memilih untuk menjadi perokok atau tidak. Artinya, kalaupun tidak merokok, bukan berarti melanggar HAM.

Meski begitu, bukan berarti karena merokok tidak termasuk persoalan HAM lantas hak-hak untuk merokok dapat dikebiri. Tidak seperti itu, sayangku. Merokok tetaplah hak walau bukan HAM. Jadi, tidak boleh seseorang atau suatu pihak merampas hak orang lain. Tidak bisa begitu.

Persoalannya, hingga hari ini masih ada banyak upaya-upaya merampas hak orang yang merokok. Mereka berdalih, para perokok juga mengambil hak orang untuk tidak terganggu paparan asap rokok. Jadi, karena alasan hak, mereka mau merampas hak orang lain. Sungguh suatu ironi yang tidak bisa kita terima.

Sebenarnya ini perkara yang sederhana saja, hanya penyikapannya saja yang kelewat keterlaluan. Kalau memang kita ingin agar hak publik untuk tidak terpapar asap rokok terjamin, dan di sisi lain kita juga harus menjamin hak perokok, maka ya tinggal sediakan ruang merokok di banyak tempat. Selama ada ruang merokok, niscaya hak setiap warga negara, entah yang merokok ataupun tidak bisa tetap terjamin.

Walau kemudian, buat para perokok, mari coba kita buktikan bahwa perokok bukanlah orang yang tidak bertanggung jawab. Jangan karena hak kita sebagai perokok dirampas oeh pihak-pihak tertentu lantas kita merampas juga hak orang lain yang tidak merokok. Perkara paling penting dalam memperjuangkan hak adalah saling menghargai, dan perjuangan memperjuangkan hak tidak sebercanda membalas perbuatan orang lain.

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :