Batalkan Kenaikan Cukai Sekarang Juga!

Kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen pada tahun 2019 memiliki sejumlah pertanyaan dari pengusaha rokok dan petani tembakau. Salah satunya yang mengemuka adalah benarkah kenaikan cukai mendorong perekonomian nasional?

Pertanyaan tersebut belum dijawab gamblang oleh pemerintah hingga saat ini. Malahan, tahun depan, 2021, kembali terjadi kenaikan cukai. Tentu saja petani tembakau dan pengusaha rokok meradang atas keputusan pemerintah.

Menurut mereka, keputusan tersebut tidak adil dan cenderung dipaksakan. Apalagi, ditetapkan saat pandemi Covid-19. Menerapkan kebijakan yang tidak tepat justru akan menurunkan tingkat perekonomian nasional.

Baca juga: Kenaikan Cukai Bukan Cara Menurunkan Perokok Anak

Roki pun sepakat dengan mereka. Keputusan pemerintah bisa dikatakan sangat tergesa-gesa. Mereka tidak memperhatikan situasi dan kondisi terkini. Jika keputusan tersebut dikatakan mampu mendorong perekonomian nasional, Roki pun membantah asumsi tersebut. Yang ada justru sebaliknya.

Sebelum Covid-19 menyeruak, para pengusaha rokok dan petani tembakau telah dibuat pusing karena kebijakan cukai tahun lalu. Harga rokok meroket membuat penikmat rokok beralih ke yang lebih ramah di kantong.

Para perokok beralih ke tingwe. Meskipun belum secara masif, perokok telah mencoba produk tersebut. Akan tetapi, ketika pandemi tiba, hampir sebagian besar perokok telah beralih ke tingwe.

Dampaknya, penjualan rokok menurun, produksi tertahan, dan yang lebih miris, para pekerja mau tidak mau dirumahkan. Jadi, apakah ini yang diinginkan oleh pemerintah?

Jika lebih serius, dan masih menganggap industri rokok primadona, seharusnya pemerintah membatalkan kenaikan cukai pada tahun 2021. Sektor IHT adalah sektor yang cukup terdampak karena kebijakan cukai rokok pada tahun sebelumnya dan pandemi.

Pemerintah seharusnya sadar bahwa industri rokok termasuk industri yang menyerap tenaga kerja paling banyak. Itu baru industri rokok. Sebab, masih ada kaitannya dengan sektor perkebunan dan sektor-sektor turunan lainnya.

Maka, untuk mengurangi angka pengangguran, pemerintah semestinya paham bahwa membatalkan kenaikan cukai adalah jalan terbaik mengembalikan harkat martabat negara.

Oleh karena itu, batalkan kebijakan yang menyengsarakan petani tembakau dan pengusaha rokok sekarang juga, atau pemerintah akan bersiap menghadapi dampak terburuk bagi perekonomian nasional. Membludaknya pengangguran. Mohon diingat, Pemerintah.

Komentar Anda
Category : Artikel