petani tembakau

Industri Agro Jatim Berkembang, Serap Tenaga Kerja Pada Komoditas Tembakau dan Cengkeh

Walau sedang dilanda krisis ekonomi nyatanya perkembangan industri agro tetap hidup dan berjalan. Bahkan memberi hasil memuaskan seperti pada sektor agro di Jawa Timur. Sejauh ini di daerah tersebut telah mampu menyerap 2,607 juta tenaga kerja.

Dari total kurang lebih 800 ribu Industri Kecil Menengah (IKM), yaitu dari usaha agro maupun non agro hasilnya mampu mempekerjakan jutaan orang. Namun yang lebih cenderung dominan adalah dari usaha agro, yang ditaksir senilai 82 persen.

Industri agro Jatim bergerak di banyak bidang, yaitu hasil pertanian, kehutanan dan perkebunan. Termasuk tembakau dan cengkeh yang dalam kategori produk pertanian. Melihat kondisi tersebut kita sebagai kaum perokok tentu senang, terlebih untuk mereka yang turut bahagia karena telah mampu beri sumbangsih besar pada negara, jika ternyata hasil bumi kita yang satu ini masih terus diolah dan dilestarikan dengan baik.

Ya, memang sumber daya alam kita melimpah ruah, sehingga jenis tanaman tembakau maupun cengkeh yang sebagai kekayaan alam milik negeri ini mesti terus dimaksimalkan bagi kehidupan bersama.
Penghidupan sektor ini sangatlah penting, karena sudah sejak lama andalan pemasukan terbesar negara berasal dari hasil tembakau dan cengkeh yang disuplai ke pabrikan rokok.

Namun industri agro punya sedikit ganjalan terkait bahan baku yang masih jalan setengah-setengah atau belum bisa berkelanjutan. Hambatan ini menurut Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak dikarenakan ada persoalan dari hulu. Maksudnya adalah apabila penyuplai di bahan baku pertanian berhenti, akan menyeret juga ke yang lain-lain.

Apalagi kalau nanti pemerintah berencana untuk memberi perhatian kompetitif di sektor pertanian. Sudah jelas tingkat kompetitif terjadi tak hanya di hulu bahkan bisa jadi ke hilir. Seperti di tenaga kerja industri rokok, tembakau maupun cengkeh yang mayoritas sebagian besar 75 persen dari kalangan tua.

Semua itu kita kembalikan lagi, bahwa persoalan tenaga kerja di sektor pertanian, terutama pada para pekerja tembakau dan cengkeh harus sebisa mungkin dibangun kerjasama dan disepakati dengan baik. Dari kalangan tua yang mau dan bisa membuka peluang untuk kalangan muda.

Sedangkan Jatim sejauh ini sebagian produk tembakau dan cengkeh masih mendatangkan dari provinsi lain. Ya, dua bahan baku kretek ini tentunya mesti selalu disuplai demi bisa terus menjalankan sektor industri rokok yang berada di sekeliling Jawa Timur.

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :