Perokok Perempuan

Ketika Kelakuan Perokok Bodoh Menjadi Viral

Belum lama ini, warganet ramai memperbincangkan tentang video viral perokok yang mengajak seluruh anggota keluarganya untuk mengisap rokok. Dalam video tersebut, sang perekam beranggapan bahwa rokok yang diisap mampu menangkal virus corona. Mereka menyebut bahwa rokok tersebut adalah jenis rokok herbal. Bodohnya, si perekam yang perokok ini mengajak seluruh keluarganya, termasuk anak kecil untuk merokok.

Yang membuat banyak orang geram, dalam video tersebut dilibatkan juga anak di bawah umur untuk ikut mengisap rokok. Video tersebut jelas memancing para kelompok anti rokok, berbagai reaksi dilontarkan. Lalu, apakah saya sebagai perokok membela orang di video tersebut hanya karena sesama perokok? Tidak pernah terpikir sama sekali.

Pertama, Setiap orang memang memiliki hak untuk merokok dan kalian pun bebas memiliki persepsi apa pun tentang rokok yang kalian isap. Saya sendiri, menganggap bahwa rokok yang saya isap mampu memberikan ketenangan, menghadirkan pikiran yang jernih dalam melakukan pekerjaan.

Dalam video tersebut, mereka mengisap rokok herbal yang dianggap mampu membentengi diri dari virus corona. Ya itu sih sah-sah saja, toh selama mereka tak memaksa orang lain untuk sepakat dengan persepsi yang mereka miliki.

Namun, kesalahan yang dilakukan dalam video tersebut adalah mengajak anak dibawah umur untuk ikut dalam persepsi yang mereka bangun. Aktivitas merokok dibawah umur saja jelas salah. Apalagi menyuruh dengan iming-iming yang belum terbukti kebenarannya, jelas itu sebuah pembodohan.

Yang membuat kebodohan itu berlipat ganda adalah ketika orang itu merekam dan menyebarluaskan video mereka di internet. Ya, jelas akan memancing reaksi warganet lah. Kalau ternyata tak terbukti bahwa aktivitas mereka bisa menangkal corona, video itu akan dianggap sebagai penyesatan pikiran.

Kami pun sebagai perokok geram dengan tindakan mereka. Situasi sedang begini, mereka malah menyebarluaskan video yang sama sekali tak bermanfaat. Kalaupun mereka sekeluarga percaya dengan aktivitas tersebut, yasudah silakan saja. Biar itu jadi pegangan kalian, namun jangan sebarluaskan kalau belum ada pembuktian.

Sampai saat ini, hanya pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri lah yang bisa menangkal kita dari virus corona. Selagi, belum ada vaksin terverikasi ampuh, mending kita cukup ikuti pola di atas saja. Jangan sampai coba-coba hal yang belum terbukti dan apalagi menyebarluaskannya.

 

 

 

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :