Komitmen PT Djarum Mendukung Tembakau Temanggung

Keterkaitan Temanggung dengan tembakau adalah satu kesatuan yang tidak bisa terpisah. Lebih dari 60% masyarakat Temanggung, terutama yang berkecimpung dalam Industri Hasil Tembakau seperti petani, pedagang dan distributor. Pihak lain yang jarang sekali disebut adalah perusahaan rokok yang menyerap hasil tembakau Temanggung. Salah satunya adalah PT. Djarum.

Djarum merupakan salah satu perusahaan rokok tua yang juga terbesar di Indonesia. Sejak tahun 2017, petani tembakau Temanggung dan PT. Djarum bersepakat untuk meningkatkan pola kemitraan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan petani tembakau di Kabupaten Temanggung.

Baca Juga: Boikot Djarum, Sebuah Amarah yang Salah

Selama puluhan tahun, PT Djarum telah menjalankan kontrak kemitraan dengan petani yang tergabung dalam asosiasi petani tembakau se-kabupaten Temanggung. Kemitraan ini bersifat timbal balik untuk kesejahteraan petani dan kepastian suplai tembakau untuk PT. Djarum.

Komitmen PT Djarum

Jika dilihat pada laman website pemerintah daerah Temanggung, Bupati Temanggung, Al Khadziq memang mengawal petani tembakau di kabupaten Temanggung dengan cara mendorong PT. Djarum membeli tembakau lokal daerah Temanggung. Hal ini dilakukan Al Khadziq untuk menanggulangi stok tembakau menumpuk di gudang akibat pasar tembakau, yakni pabrik rokok tidak mampu menyerap stok dikarenakan tidak adanya kejelasan Kerjasama antara perusahaan dengan petani.

Aspek positif lain dari kemitraan ini adalah adanya keteraturan pola tanam tembakau, sebab petani dapat memperkirakan kuota tanam hingga panen. Hal tersebut juga akan menguntungkan pihak gudang, karena  gudang akan memberi tahu besaran kuoata pembelian yang bakal mereka lakukan. Dengan melakukan rembug bersama dalam lingkup kemitraan, banyak pihak akan diuntungkan oleh inisiatif PT Djarum untuk berkomitmen membeli tembakau Temanggung.

Petani biasanya tidak mempunyai daya tawar dan posisi tawar ketika tembakau dibeli murah dengan berbagai alasan yang terkesan dibuat-buat. Tetapi, dengan kemitraan ini, kejadian tersebut dapat diminimalisir di tingkat kebijakan karena adanya proteksi regulasi serta kesadaran PT Djarum untuk tetap menyerap hasil panen petani Temanggung.

Dengan begitu, para petani tak merasa rugi ketika harga jual sudah ditentukan di awal. Apalagi, kemitraan ini memungkinkan petani mendapatkan pupuk terlebih dahulu untuk dibayar setelah panen terjual.

Baca Juga: Benarkah Djarum Super adalah Rokok Kuli?

Sekali pun kuota pembelian turun akibat regulasi cukai, tetapi PT. Djarum berkomitmen untuk membeli tembakau asal Temanggung yang ditanam oleh petani Temanggung. PT. Djarum tidak hanya mengutamakan bisnis, tetapi kesinambungan ekosistem pertembakauan pada level daerah dan nasional.

Komentar Anda
Category : Artikel