Mengapa Perokok Buang Puntung Rokok Sembarangan

Judul tulisan ini sepertinya menggelitik bagi sebagian perokok yang merasa membuang puntung rokok sembarangan. Mungkin sesekali, termasuk saya sendiri sebagai penulis. Ketika dirasa tidak ditemukan tempat sampah atau asbak, sebagian dari kita sebagai perokok merasa memiliki hak untuk menjadikan semua tempat sebagai tempat pembuangan puntung rokok. Tetapi, hal tersebut terlihat tidak etis di mata masyarakat, terutama dilihat dari aspek kebersihan. 

Meskipun budaya membuang sampah pada tempatnya sudah digalakkan aktivis pecinta lingkungan sejak dulu, tidak bisa dipungkiri membuang puntung di sembarang tempat masih saja tetap dilakukan. Di lingkungan rumah, terkadang ditemukan puntung di halaman, padahal di situ sudah disediakan asbak untuk membuang puntung rokok.

Baca Juga: Perbedaan Tembakau Impor dan Tembakau Importan

Hal tersebut terkadang membuat ibu atau istri kita mengomel tak karuan. Lebih berbahaya lagi jika kita melihat ada perokok yang membuang puntung rokok di tempat yang rawan tersulut api seperti di tengah gunung ketika sedang musim kemarau.

Petugas Taman Nasional Gunung Semeru menemukan bahwa faktor utama selain kekeringan yang membuat kebakaran hutan adalah faktor kecerobohan pendaki yang tidak membuang puntung rokok pada tempatnya, sehingga menyulut api di tengah ilalang padang savana.

Etika Membuang Rokok

Membuang puntung rokok secara tertib adalah cerminan dari perokok santun, selain tidak merokok dengan berkendara karena membahayakan pengendara lain. Kampanye perokok santun harus diterapkan pada diri kita sendiri, terutama yang ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa masih ada perokok santun yang memiliki etika di ruang publik.

Etika lainnya yang tak kalah pentingnya adalah memperhatikan situasi ketika hendak merokok di ruang publik. Minimal, memperhatikan kanan kiri, apakah ada orang yang terganggu dengan aktivitas merokok atau tidak.

Kesadaran merokok santun dan berertika adalah bagian dari kampanye edukasi terhadap perokok pemula yang terkadang tidak memahami. Perlu dilakukan percontohan yang dimulai dari diri sendiri dulu. Kesadaran untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan adalah contoh sederhana yang dapat ditularkan ke teman-teman perokok lainnya agar memiliki kesadaran yang sama.

Jika ada yang beralasan ketiadaan tempat sampah atau asbak, solusinya adalah dengan mengantongi sampah puntung rokok tersebut, dengan kantong plastik atau kertas. Hal tersebut lebih aman untuk tidak mengotori ruang publik. Mindset seperti itu penting bagi generasi muda yang sadar kebersihan. Syukur-syukur, semua sampah diperlakukan seperti itu. 

Oleh karena itu, selain perlu mempersiapkan tempat sampah dan asbak untuk memfasilitasi sampah rokok. Diperlukan juga percontohan mindset perokok santun agar dapat tertular kepada perokok yang lain. Semoga.

Baca Juga: Membandingkan Pemasukan Industri Rokok dan Freeport

Komentar Anda
Category : Artikel