rokok kretek

Mengenal 4 Campuran Pada Rokok Kretek

Sebagian perokok mungkin hanya tau bahwa rokok terdapat dua model saja, yaitu rokok berbahan dasar tembakau maupun rokok yang diberi campuran cengkeh. Tetapi masyarakat Indonesia sejauh ini cenderung dominan menyukai rokok kretek yang memiliki campuran cengkeh.

Ya, rokok yang diberi bahan baku cengkeh itu adalah satu yang paling khas serta populer bagi kalangan perokok di Indonesia. Industri rokok kretek pun mengemas dalam dua variasi yaitu ada yang berjeniskan SKT (Sigaret Kretek Tangan) dan SKM (Sigaret Kretek Mesin). Dari keduanya itu diproduksi menggunakan tambahan filter/gabus maupun non filter dan tetap menggunakan mesin.

Meski demikian, bahan bakunya tetaplah mengandung unsur kretek, yaitu komposisi tembakau dan cengkeh hingga jadi sebutan rokok kretek. Sejarah penyebutan kretek, mengacu pada bunyi kemretek yang ditimbulkan saat rokok dibakar, karena ada cengkehnya.

NamunĀ  kretek ternyata tidak hanya diracik dari dua bahan dasar tembakau dan cengkeh saja. Bagi para penikmat kretek yang meracik dan melinting sendiri, mereka suka menambah campuran wur (saus atau perisa) demi bisa mendapatkan sensasi kretek yang lebih.

Tidak hanya wur saja, racikan pada rokok kretek diberi tambahan yang lainnya. Ada 4 bahan dasar campuran biasa terdapat pada kretek yang berasal dari tanaman herbal, yaitu diantaranya:

Cengkeh

Bahan dasar ini jadi komponen utama karena cita rasa dari cengkeh sangat pas apabila dipadukan dengan tembakau. Tanaman yang tumbuh subur di tanah nusantara ini dulunya adalah rempah-rempah yang paling dicari oleh bangsa Eropa. Dan sekarang penggunaan cengkeh jadi yang paling besar untuk industri kretek sekitar 80-90%.

Kapulaga

Rempah-rempah yang satu ini seringkali digunakan untuk meracik bumbu masakan ataupun jamu. Kandungan dari kapulaga berisikan minyak atsiri, borneol atau terpena, alfa terpinen, cineol, alfa-terpinelasetat dan juga limonen. Memiliki berbagai macam khasiat, dapat mencegah pengeroposan tulang, sebagai antioksidan, mengobati gusi bengkak serta membantu menghilangkan nyeri pada gigi.

Kelembak

Tumbuhan ini dikenal sebagai penghasil obat dan sering dipakai untuk wewangian. Aroma khasnya akan akan muncul selepas dikeringkan. Biasanya kelembak juga sering dipakai pada rokok siong dengan campuran kemenyan dan banyak diproduksi di daerah Banyumas, Jawa Tengah.

Kemukus

Kemukus atau nama lain ilmiahnya piper cubeba. Sekilas tanaman ini mirip dengan cabai Jawa. Buah kemukus juga diidentikan mirip dengan lada, bedanya memiliki ekor sehingga orang banyak menyebutnya sebagai merica buntut. Khasiat yang terdapat pada kemukus sendiri dapat membantu meredakan sesak nafas juga, penghilang bau mulut serta sebagai penghangat badan.

Itulah beberapa bahan baku yang biasa terdapat pada racikan kretek. Semoga para kretekus bisa sedikit paham dan semakin enjoy menikmati sebatang rokok kretek dari setiap hisapannya.

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :