konser rokok

Mengungkap Teori Dibalik Bapak-bapak Ngemut Rokok di Konser Dangdut

Hiburan rakyat yang paling murah meriah dan tetap bisa joget tentu salah satunya adalah dangdut. Apalagi kalau sambil diiringi dengan sebats. Nah, baru-baru ini ditemukan sebuah pemandangan menarik, yang masih kaitannya dengan rokok dan konser dangdut.

Jika kalian suka memantengi laman twitter, ada sebuah thread viral dari salah satu pengguna akun bernama @barcelonabryan. Thread tersebut dibuat macam judul skripsi “Analisis Pola, Fungsi, Kategori, dan Peran Pakde-Pakde Ngemut Rokok Dalam Konser Dangdut”.

Isi dari thread tersebut yang ia sampaikan berupa riset kecil-kecilan mengenai keberadaan bapak-bapak yang kerap muncul di tengah kekacauan saat konser dangdut. Ia pun turut mengunggah video sebagai bukti tentang keberadaan bapak-bapak yang suka sebats saat konser dangdut sedang berlangsung dan seketika timbul ricuh.

Keberadaannya itu bukan tanpa alasan, karena bagi risetnya itu keterlibatan seorang bapak dianggap mampu menetralisir dan menjaga stabilitas massa, memegang kendali untuk antisipasi terjadinya huru-hara.
Banyak netijen yang langsung memberikan beragam komentar menarik dan bahkan applause mengenai thread dan video tersebut. Sebab, kalau dapat dipikir-pikir Pakdhe ini boleh dibilang sosok yang sangat berjasa dalam mengamankan biang kericuhan.

Tapi kalau dari kacamata saya sebagai orang awam, hadirnya bapak-bapak sebats yang kerap ‘inframe’ di video ketika konser dangdut sedang chaos, wong ya jelas masa iya ngelerai kerusuhan, rokoknya ga diamankan dulu.

Setidaknya, ngelerai kan gak mungkin rokok masih dipegang, nanti orang bakal kena sundut. Bukannya mengamankan malah buat orang kesakitan. Makanya itu, saya berani berkesimpulan mungkin daripada rokoknya dimatiin lebih baik ditaruh di mulut dahulu.

Namun netijen lain pun ada yang berpendapat jika ada bapak-bapak yang sudah ngemut rokok itu tandanya keadaan maupun jalannya konser dangdut dipastikan berjalan lancar. Ibarat sinyal kepada penonton lain bahwa kondisi aman.

Ya, pada intinya teruntuk kalian yang suka nonton dangdut, tetap jaga jarak, tetap boleh merokok asalkan tidak menganggu penonton lain. Teruntuk Pakdhe, kami sebagai kaum perokok berterima kasih atas kontribusinya yang bela-belain pasang badan dalam mengamankan keadaan. Oiya, rokoknya jangan diemut aja Pakdhe, dihisap juga.

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :