Cukai rokok

Naiknya Penerimaan Cukai Berasal Dari Antisipasi Industri Rokok

Saat ini sumbangsih industri rokok pada negara begitu terlihat sekali pada daya beli cukai. Meski mereka mau tidak mau harus menurunkan jumlah produksi, hingga 13 persen atau setara 121 miliar batang rokok sejak Mei 2020.

Penyebab utamanya tidak lain adalah dampak pandemi atau wabah corona yang sampai sekarang masih menyelemuti Indonesia. Namun industri rokok, tindak bertindak diam, sudah mengantisipasi potensi yang ditimbulkan akibat wabah tersebut dengan membeli pita cukai sejak periode awal (Januari-Mei). Selain itu juga mereka melihat situasi akan adanya penerapan PSBB yang kemungkinan besar bakal pengaruhi jalur distribusi. Jadi pembelian segera ditingkatkan.

Meski mereka tau bahwa beban beratnya sangatlah ada, yaitu pada kebijakan PMK No.57/PMK04.2017 tentang Penundaan Pembayaran Cukai. Akal-akalan semacam ini jadi membuka peluang pemerintah untuk meninggikan target penerimaan cukai sebesar Rp 172,9 triliun, dan alhasil membawa kabar terkini bahwasanya penerimaan cukai sekarang melonjak naik.

Kabarnya penerimaan cukai naik mencapai Rp 68,3 triliun atau 39,5 persen dari target tahun ini yang telah ditentukan. Atas kenaikan yang berangsur-angsur itu terlihat dari daya beli cukai yang biasanya Rp 500 miliar per hari menjadi Rp 1,5 triliun per hari. Dapat dibilang bahwa target realisasi pemerintah sangatlah tinggi, tetapi belum diimbangi dengan kondisi pasar yang kini tengah lesu.

Walau sejauh ini pembelian cukai masih memenuhi threshold. Baiknya pemerintah ke depan harus benar-benar jeli, tidak hanya sebatas mengupayakan agar penerimaan cukai terus naik, atau berpegangan pada aturan PMK. Lebih dari itu lihatlah iklim pasar yang terjadi saat ini, upayakan dengan langkah strategis agar berimbang dengan penerimaan target.

Ya, sah-sah saja bila ingin punya targetan tinggi agar bisa sesuai dengan target APBN. Yang terpenting jangan lupa untuk memajukan sektor tani dan industri serta tepat mengarahkan hasil cukai rokok pada kampanye sosial, juga pada jaminan kesehatan. Sebab, penting sekali perihal cukai rokok tergolong sebagai pemasukan strategis tertinggi dibanding yang lainnya.

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :