perokok

Penelitian di Italia Klaim Perokok Sulit Tertular Virus Corona

Wabah Covid-19 atau biasa dikenal dengan nama virus corona, kali ini semakin mengaitkan ke banyak hal. Satu diantaranya adalah memberi dampak kepada orang yang merokok . Namun kabar baiknya bahwa perokok sulit tertular virus tersebut. Sampai saat ini di banyak penelitian mengungkap bahwa kemungkinan mereka tertular hanya sedikit.

Dalam penelitian dari 441 pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit Italia, kurang dari 5 persen adalah orang yang merokok secara aktif. Dikutip dari laman Daily Mail para peneliti telah menemukan lebih banyak bukti bahwa perokok dapat dilindungi dari virus korona yang mematikan. Data tersebut juga memuat presentase jumlah pasien perokok yang lebih sedikit dibanding mereka yang tidak merokok.

Juga berdasar dari penelitian Universitas London, 28 studi meninjau bahwa rata-rata orang yang merokok lebih rendah dibanding pasien covid-19. Grafik pun menunjukan bahwa di beberapa negara, seperti Cina, Amerika, Korea Selatan, Perancis dan Inggris. Meski negara tersebut memiliki populasi perokok yang lumayan banyak, terutama di negara Cina. Hal ini didukung pula berdasarkan penilitian di masing-masing negara tersebut.

Seperti salah satunya di negara yang memiliki jumlah populasi penduduk terbanyak di dunia. Di 22 penelitian yang dilakukan di setiap rumah sakit Cina, hasilnya menunjukkan bahwa 3,8 hingga 17,6 persen pasien COVID-19 adalah perokok aktif dan kurang dari lima persen adalah mantan perokok. Dari keseluruhan populasi orang yang merokok, saat ini di negara tersebut (50,5 persen pria dan 2,1 persen wanita). Jadi kesimpulannya, fakta tingkat perokok terkena virus corona tidak begitu banyak dibanding mereka yang tidak merokok

Hal ini tentu menjadi sebuah penyangkal bagi anggapan bahwa rokok yang dianggap menjadi penyebab corona. Jelas-jelas penelitian tidak berkata begitu. Apalagi itu orang yang menganggap asap rokok sebagai sarana penyebaran, mbok belajar dulu begitu ya. Jangan asal jeplak saja itu mulut.

Walau nyatanya perokok sulit terpapar corona, kewaspadaan teruslah ada. Janganlah jumawa sebagai kaum juru sebats. Tetap ikuti protokol dan prosedur pencegahan dengan baik. Rajin-rajin cuci tangan serta pakai masker saat hendak keluar rumah. Selebihnya, tetap di rumah aja dan terus selalu jadi perokok santun.

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :