Penemuan Termutakhir: Vaksin Corona dari Tembakau

Sejak bulan Maret hingga bulan Oktober 2020, para ahli virus berusaha keras untuk menemukan vaksin corona. Mereka mencari, mengamati, kemudian bereksperimen. Hingga, pada beberapa hari yang lalu, mencuat kabar yang mengejutkan. Vaksin corona dari tembakau.

Desas-desus terkait hal tersebut memang aneh. Sebab, kabar tersebut seperti timbul tenggelam. Tidak banyak media yang mengabarkan berita tersebut. Namun, bukankah kita memang masih akan mencari segala kemungkinan terkait vaksin corona?

Tentu saja ini kabar ini bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi, ini kabar yang kurang sedap bagi golongan antirokok. Bagaimana mungkin tembakau yang dianggapnya merusak kesehatan justru seakan menjadi messiah bagi masyarakat di dunia?

Di sisi lain, ini kabar bahagia pada perokok. Sebab, selama hampir sembilan bulan, mereka disalahkan karena rokok membuat imun berkurang sehingga menjadi penyebab masuknya virus corona ke dalam tubuh.

Kabar seperti ini memang perlu diverifikasi lebih lanjut. Toh, hingga saat ini belum ada yang berani memastikan kapan vaksin corona bisa diaplikasikan ke seluruh masyarakat. Ada yang bilang pertengahan tahun 2021, tahun 2022, bahkan tiga tahun lagi.

Akan tetapi, kebenaran berita tersebut telah dikemukakan dan dikonfirmasi oleh para ahli virus. Dua perusahaan bioteknologi dari Amerika Utara, Kanada yaitu Kentucky BioProcessing (KBP) dan Medicago berusaha mengembangkan vaksin corona dari tembakau.

Vaksin Corona dari Tembakau

Menurut salah satu ahli dari mereka, di sana terdapat jenis tembakau yang menghasilkan protein kunci untuk pembuatan vaksin. Tembakau tersebut bernama Nicotiana benthamiana.

Salah satu cara yang dilakukannya adalah sistem kekebalan tubuh yang terbentuk dimasukkan sesuatu—seperti virus. Tenang saja, mereka mengklaim ini tidak menular.

Roki hanya berharap agar vaksin segera diperjelas keberadaannya. Jika memang tembakau yang menjadi alat untuk penyembuhan, katakanlah kepada dunia. Toh, ini bagi kebaikan masyarakat. Dunia pula.

Roki berusaha menyimpulkan bahwa ini adalah penemuan yang luar biasa, khususnya di dunia tembakau. Tanaman yang acapkali dianggap merugikan tubuh, justru berguna bagi tubuh. Bahkan, jika ini berhasil, sejarah akan mencatat bahwa tembakau menyelamatkan hampir satu miliar penduduk di seluruh dunia.

Komentar Anda
Category : Kabar