petani tembakau

Petani Rembang Siap Mulai Musim Tanam Tembakau

Menuju pertengahan tahun para petani tembakau di setiap daerah nampaknya mulai menunjukkan kembali geliat menanam. Ya, itu merupakan berita baik bagi kita sebagai kaum perokok, pasalnya melihat antusiasme mereka menjalankan komoditas bahan baku utama rokok. Seperti yang berada di salah satu daerah di Jawa Tengah, tepatnya di daerah Rembang.

Ratusan petani di beberapa wilayah kecamatan Kabupaten Rembang saat ini mulai kembali menanam tembakau. Bagi mereka salah satu tanaman ini telah menjadi primadona dan sebagai mata pencaharian utama yang sudah ada sejak 6 tahun silam.

Menurut para petani disana mengatakan bahwa saat ini adalah musim yang pas karena sedang kemarau, tembakau di tanam setelah panen padi. Bagi mereka pemilihan tanaman tembakau adalah opsi tepat ketimbang menanam jagung ataupun kedelai. Sebab, ada dua alasan yang didukung mengapa mereka melakukan hal tersebut, yaitu dalam segi penjualan serta tidak adanya gangguan hama.

Mengenai pemasaran penjualan mereka pun tidak kesulitan, karena sudah didukung dan difasilitasi oleh Pemkab Rembang. Seluruh produksinya ditampung serta dipasok ke salah satu PT di Jawa Timur. Nah, kalau sudah begini kan enak, artinya tidak sepenuhnya bergantung penuh pada petani, melainkan didorong agar bagaimana caranya petani mendapat kejelasan akan hasil produksi.

Terjalin dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan dengan PT mitra tersebut yang membantu dalam penyediaan bibit, pupuk dan obat. Sehingga kendala berhasil ditutupi, dan para petani tembakau Rembang dapat dengan fokus dalam urusan penanaman serta budi daya tanaman tembakau. Fokus tersebut diupayakan karena sudah ada ketentuan ketat oleh PT mitra tersebut yang menginginkan agar bisa masuk gudang, tembakau haruslah yang berkualitas baik.

Mau bagaimana lagi, ini adalah prosedur yang diminta, mungkin bisa jadi alasan menginginkan hal tersebut adalah supaya bisa memberi kepuasan kepada konsumen. Seperti tembakau pada rokok yang saat ini kita konsumsi, itu merupakan sama-sama bentuk jerih payah yang dijalin antara petani tambakau dengan pabrikan rokok.

Dapat dipastikan bahwa natinya besar areal menanam tembakau berkisar seluas 5 ribu hektar, naik 500 hektar dibanding tahun lalu. Dan hasil rata-rata yang akan didapat sebesar 2,5 ton/hektar. Semoga semangat dan kegigihan untuk membangkitkan produksi tembakau ini berhasil tercapai.

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :