harga rokok

Produksi Rokok Stabil Di Tengah Pandemi Covid-19

Seluruh dunia sedang dibuat gusar, wabah Covid-19 makin menjalar ke berbagai belahan bumi. Negara kita pun ikut terkena jamahan virus ini. Akibatnya, kian hari jumlah pengidapnya makin bertambah. Beberapa pemerintah daerah bahkan sudah meningkatkan status menjadi kejadian luar biasa kategori bencana non alam.

Masing-masing masyarakat mencoba mengisolir diri, dengan tak berkegiatan terlalu sering di luar rumah. Akibatnya, sebagian dari mereka menyetok kebutuhan dalam skala besar. Tentunya sebagai perokok, menyetok rokok merupakan hal yang tak boleh dilupakan.

Walaupun kebutuhan pokok lainnya juga penting, namun rokok juga teman yang tak kalah penting bagi perokok. Apalagi beberapa perusahaan menerapkan sistem Work From Home (WFH), dimana artinya kita bisa bekerja sambil sebat santai di rumah.

Ditengah wabah pandemi yang sedang terjadi, memang mendatangkan beberapa dampak dalam sektor ekonom. Beberapa bahan pokok seperti cabai, bawang, tahu, dan lainnya mengalami kelangkaan di beberapa daerah. Sulitnya distribusi menjadi faktor keadaan tersebut.

Namun, adanya wabah ini ternyata tak terlalu berpengaruh pada produksi rokok. Beberapa perusahaan rokok tetap memesan cukai di angka tabil, tak ada penurunan. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC). Itu merupakan pertanda bahwa sepertinya tak akan ada kelangkaan produk rokok.

Tentu ini kabar baik, khususnya untuk petani. Artinya, mereka tak perlu takut bahwa hasil panen mereka tak terserap akibat adanya wabah pandemi ini. Produksi rokok dan permintaan cukai yang tetap stabil menyiratkan bahwa angka resapan tembakau tiap perusahaan tak akan mengalami penurunan.

Ini juga kabar baik untuk upaya penanggulanan wabah. Seperti yang tertuang dalam Permenkeu 19/PMK.07/2020, akan ada pengalokasian dana hasil cukai untuk upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Angka produksi dan permintaan cukai dari tiap perusahaan rokok yang tetap stabil menjadi kabar baik bagi perokok bahkan yang bukan perokok sekalipun untuk bisa menghadapi pandemi yang merusak banyak sektor di negara ini. 

Jadi, bisa dibilang bahwa sebagai perokok kita turut andil berperang dalam menghadapi wabah ini, walau hanya dari hasil cukai dari tiap rokok yang kita beli. Semoga saja pandemi ini segera hilang, dan kita sebagai masyarakat, bisa beraktifitas seperti sediakala.

Komentar Anda
Category : Kabar
Tags :