Puntung rokok

Puntung Rokok Menjadi Pestisida bagi Janda Bolong

Terkadang, hal yang sering dianggap berbahaya belum tentu benar-benar memberikan dampak negatif. Salah satunya adalah puntung rokok. Benda yang kecil dan mungil sering kali dianggap bau, kotor, dan memuakkan. Akan tetapi, di balik penampilan yang jelek dan kumal menghadirkan banyak manfaat.

Manfaat yang dimaksud adalah obat kutu bagi tanaman aglonema dan janda bolong. Puntung rokok bisa menjadi pestisida alami. Tentu saja ini merupakan kabar baik bagi penggemar tanaman hias. Untuk mendapatkan harga yang mahal, perawatan harus dilakukan sebaik-baiknya.

Maka, puntung rokok menjadi alternatif bagi pembasmi alami hama. Ternyata kandungan nikotin dalam rokok mampu mengganggu sistem saraf dan menurunkan nafsu makan hama. Selain mampu mengganggu, di luar dugaan puntung rokok menjadi residu alami sehingga tidak merusak lingkungan.

Baca juga: Buang Puntung Pada Tempatnya Wujud Laku Perokok Santun

Ini penemuan yang luar biasa. Di saat perokok dicap negatif karena membuang puntung rokok sembarangan, saat ini bisa dihibahkan kepada penggemar tanaman hias. Perokok tidak perlu bingung lagi, begitu pula mereka bersyukur karena menghemat biaya.

Memang, sering kali pegiat antirokok mencibir perokok bahwa kegiatan yang dilakukan oleh kita, bisa merusak tubuh. Tidak hanya tubuh, melainkan juga ke lingkungan sekitar. Informasi saling silang seperti ini membuat perokok merasa dikerdilkan.

Padahal, dengan pandemi seperti ini, konsumsi rokok meningkat, orang untuk bergiat mengurusi tanaman juga lebih sering. Sehingga, terjadi simbiosis mutualisme. Itulah cara berhubungan yang santun baik antara alam maupun manusia.

Ini juga menjadi bukti bahwa apa pun yang dilakukan perokok berguna tidak hanya bagi negara melainkan juga masyarakat. Jika bagi negara, tentu saja sumbangan cukai rokok sungguh luar biasa. Hampir 96 persen cukai rokok menjadi pendapatan negara. Itu belum lagi laporan yang menyatakan bahwa cukai rokok untuk menutupi anggaran BPJS.

Maka, seharusnya slogan yang didengungkan oleh pegiat antirokok perlu berubah. Tidak lagi “merokok membunuhmu” melainkan “merokok membantumu”. Aksi nyata yang dilakukan oleh perokok seharusnya dipahami pegiat antirokok. Atau, jangan-jangan memang mereka yang tidak tahu penelitian terkini? Sudah tutup mata mulai dari batang hingga puntung rokok dapat berguna bagi lingkungan dan manusia.

Komentar Anda
Category : Artikel