Rokok Kretek, Cengkeh, dan Segudang Manfaatnya

Untuk orang awam yang masih minim soal literatur pertembakauan, banyak yang menyamaratakan produk rokok begitu saja. Mereka yang secara serampang berlaku demikian belum tahu, atau mungkin tak mau tahu kalau nyatanya jenis rokok itu berbeda-beda.

Ada rokok putih, yang mungkin sebagian besar dari kalian adalah para konsumen dari produk tersebut. Satu jenis rokok yang menjadi ciri, atau bahkan, warisan bangsa kita adalah rokok kretek. Yang membedakan rokok kretek dengan rokok pada umumnya terletak pada komposisi di dalamnya.

Rokok kretek menggunakan satu bahan yang sangat dekat dengan budaya bangsa kita yaitu rempah cengkeh. Dalam sejarah bangsa ini, cengkeh merupakan saksi bahwa dahulu bangsa kita sebegitu memperjuangkan rempah ini untuk tak dirampas para koloni.

Kini kenyataan berbalik, muncul stigma yang entah sumbernya darimana, mengatakan bahwa cengkeh itu tak bermanfaat. Mereka terlanjur larut saat dalam stigma tersebut ketika cengkeh bersanding dan menjadi unsur dalam produk kretek. Tentu stigma negatif ini harus segera diluruskan.

Berbagai penilitian di bidang kesehatan sudah membuktikan bahwa cengkeh, selain menjadi salah satu bumbu masakan, juga merupakan salah satu jenis rempah yang sangat berkhasiat untuk tubuh. Ada banyak kandungan positif di dalam cengkeh yang sangat baik untuk dikonsumsi.

Di dalam cengkeh terdapat sifat antibakteri yang mampu menghentikan infeksi jaringan tubuh. Selain itu, didalam cengkeh juga terdapat minyak esensial (atsiri) yang bisa membunuh bakteri penyebab diare, keram perut, dan masalah pencernaan lainnya.

Seharusnya stigma negatif tersebut jangan sampi menular kepada masyarakat lainnya. Literatur yang sesat tentang anggapan bahwa cengkeh adalah bahan yang tak bermanfaat. Jangan hanya karena bersanding dengan produk rokok menyebabkan cengkeh menjadi sasaran stigma negatif dari para anti rokok.

Lagipula, mau sampai kapan kita terus menerus masuk kedalam kubangan stigma tentang produk tembakau dan cengkeh yang terus terjebak di situ-situ saja? Sesulit itukah mengakui kebermanfaatan cengkeh dan tembakau? Padahal keduanya merupakan warisan nenek moyang bangsa ini yang mustinya kita harus lestarikan.

 

 

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :