ruang merokok

Ruang Merokok Wajib Disediakan di Stasiun

Keberadaan ruang merokok di tempat kerja dan tempat umum lainnya adalah perintah Undang-undang 36 Tahun 2009. Jadi, jika kemudian ada tempat umum yang tidak menyediakan ruang merokok, itu adalah bentuk pembangkangan dan pelanggaran terhadap regulasi. Termasuk jika itu dilakukan oleh kantor-kantor pemerintahan dan fasilitas publik.

Dalam konteks perokok di KRL, kejadian tersebut bisa saja tidak terjadi apabila stasiun-stasiun pemberhentian KRL menyediakan ruang merokok. Soalnya orang-orang yang naik KRL ini kan banyak juga yang merokok ya, kalau nunggu terus diem-diem aja kan nggak enak gitu ya. Kalau sebats dua bats sebelum naik KRL, kan ya ngga bakal juga merokok pas di kereta.

Masalahnya, walau sudah ada beberapa kasus seperti itu terjadi, hingga saat ini pengelola stasiun KRL yakni PT Kereta Commuter Indonesia dan PT Kereta Api Indonesia masih tidak berniat menyediakan ruang merokok. Padahal, mungkin ada ratusan ribu orang atau malah jutaan pelanggan KRL yang merokok dan membutuhkan ruang merokok.

Hal ini, tentu saja adalah sebuah pelanggaran terhadap hukum yang berlaku. Walau memang, dalam aturan tidak disebutkan bagaimana sanksi dapat diberikan pada pengelola tempat umum. Namun, secara prinsip, tidak menyediakan ruang khusus merokok di tempat kerja dan tempat umum lainnya adalah sebuah pelanggaran terhadap hukum yang berlaku.

Sejauh ini memang regulasi terkait rokok selalu tidak berpihak pada perokok. Secara prinsip, tentu saya sepakat bahwa kawasan tanpa rokok itu perlu diberlakukan. Namun, keberadaan KTR tidak berarti menjadi bentuk pelarangan orang untuk merokok. Sialnya, realitas membentuk perwujudan aturan KTR seperti itu, dan itu sama sekali bukan hal yang dapat dibenarkan.

Biar bagaimana pun aturan KTR, serta aturan lain tentang rokok tidak pernah melarang orang untuk merokok. Yang ada, aturan hanya membatasi orang boleh merokok di tempat yang telah ditentukan. Nah sialnya, tempat yang ditentukan itu tidak banyak disediakan walau merupakan kewajiban. Dan parahnya lagi, tidak pernah ada aturan untuk memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang tidak menyediakan ruang merokok.

Bangsat, kan?

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags :