Tingwe atau Vape, Mana yang Lebih Baik?

Menjelang kenaikan cukai rokok pada 1 Februari 2021, perokok mulai berpikir keras. Tetap merokok dengan harga, yang tentu saja, akan naik hingga tiga sampai empat ribu atau tingwe, atau malah vape? Mana yang lebih baik?

Roki tidak berhak menentukan pilihan mana yang baik bagi kamu. Roki hanya sekadar memberi saran. Jika kamu mau menuruti, boleh. Jika kamu tidak mengikuti, ya, tidak apa-apa. Toh, keputusan untuk memilih mana metode merokok yang baik, itu tergantung pada pribadimu. Bukan kehendak orang lain.

Di sini Roki hanya memberikan gambaran. Mana yang lebih baik? Apakah tingwe yang artinya merokok “manual” atau vape yang artinya merokok elektrik?

Baca Juga: Ini Ciri Perokok Santun yang Harus Kamu Ketahui

Tingwe atau Vape? 

Belakangan, tren tingwe dan vape semakin meninggi. Alasan perokok berpindah ke kedua metode tersebut karena dua hal: Cukai rokok meninggi dan penghematan dompet.

Di berbagai kota telah menjamur toko yang menghadirkan tembakau lintingan (tingwe) dan vape store. Penikmatnya kebanyakan mahasiswa dan pekerja muda. Ini tren sekaligus bisnis baru di dunia peng-asap-an.

Untuk tingwe, kamu bisa membeli satu ons tembakau. Atau, jika kamu baru sekadar mencoba-coba, bisa membeli setengah ons tembakau. Ada banyak jenis tembakau yang diperjualbelikan. Mulai dari tembakau Temanggung, Gayo hingga yang sudah bermerek Djarum atau Sampoerna.

Harganya pun bervariasi. Ada yang 25 ribu namun ada pula yang 40 ribu. Jika kamu ingin menyetok selama sebulan, siapkan dana hingga Rp60 ribu. Jika masih pemula, kamu bisa membeli peralatan tambahan seperti alat lintingan dan lainnya. Kamu merogoh kocek kurang lebih Rp15 ribu. Total Rp75 ribu.

Untuk vape, yang jelas kamu butuhkan adalah membeli alat vape. Ada yang berbentuk pod, air pod, koko pod, dan sejenisnya. Harganya juga bervariasi. Ada yang 110 ribu namun ada pula yang 250 ribu. Sedangkan liquid juga beragam harganya. Ada yang 35 ribu namun ada juga yang 50 ribu. Itu tergantung dari berapa mililiter dan rasa yang kamu butuhkan.

Sebulan, tanpa menghitung alat vape, cukup liquid, kamu bisa mencapai Rp100 ribu. Itu dengan catatan kamu menghabiskan liquid sering. Sekali lagi, tergantung yang kamu butuhkan.

Akan tetapi, saran Roki, cobalah tingwe. Lebih murah, hemat, dan menghidupi kehidupan petani tembakau.

Baca Juga: Manten Mbako, Prosesi Perkawinan Daun Tembakau Jelang Masa Panen

Komentar Anda
Category : Artikel
Tags : ,