perokok santun

Tak Penting Seberapa Banyak Rokokmu, Yang Penting Jadilah Perokok Santun

Kamu tidak akan mendapat jawaban yang pasti. Berapa banyak perokok menghabiskan rokoknya dalam sehari? Apakah satu bungkus rokok? Atau lebih dari satu? Atau malah sebatang rokok per hari?

Bagi perokok berat, biasanya mereka akan menghabiskan dua belas batang per hari. Itu artinya sama saja dengan satu bungkus rokok per hari.

Namun, siapakah yang dapat diklasifikasikan sebagai perokok berat? Nah, itu repot juga sebenarnya. Apakah setiap dua jam sekali merokok? Atau bagaimana? Biarkan penelitian ilmiah yang menjawabnya.

Bagi banyak pekerja, utamanya yang bergerak di dunia kreatif, merokok dalam jumlah banyak bukan menjadi persoalan. Sebab, dari batang ke batang, muncul ide. Maka, coba perhatikan. Rokok yang diisap hingga api yang diembuskan menjadi bekal agar dompet tetap tebal.

Dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan LIPI pada tahun 2017, terungkap bahwa perokok berat di Indonesia 1:4. Setiap seratus penduduk Indonesia terdapat 25 perokok berat. Maka, dari merekalah sebenarnya perekonomian Indonesia bergerak.

Coba saja kamu hitung. Andai 25 perokok menghabiskan 25 bungkus rokok per hari. Katakanlah setiap bungkusnya senilai Rp20.000. Berarti per hari 500.000. Jika sebulan, 15 juta. Jika setahun, 180 juta.

Itu baru 25 perokok. Padahal, setidaknya ada 30 juta perokok di Indonesia. Jadi, berapa bungkus rokok yang bisa dihasilkan perokok untuk perekonomian Indonesia? Silakan hitung sendiri he he he.

Perokok tidak lagi memikirkan terlalu dalam berapa bungkus rokok yang dihabiskan sehari. Andai dia cukup menghabiskan sebungkus rokok dalam sehari, boleh-boleh saja. Andai lebih dari sebungkus, ya ga papa.

Baca juga: Jadilah Perokok Santun Seperti Ariel Noah

Setiap perokok punya kemerdekaan atas tubuhnya. Dia yang tahu kapan harus jeda dan kapan terus lanjut. Maka, sekali lagi, sebenarnya tak ada jawaban pasti.

Apa pun penelitiannya, jadilah perokok santun. Buanglah bungkus rokok pada tempatnya. Dari situlah orang bisa rispek akan perilaku perokok. Bahwa membuang sampah pda tempatnya.

Yang jelas, beruntunglah Anda sebagai perokok santun. Dari bungkus rokok yang Anda beli, cukainya berguna untuk menyelamatkan ekonomi negara, termasuk menambal kebutuhan BPJS.

Baca juga: Sejak Dulu Kretek Penting bagi Bangsa Indonesia

Komentar Anda